69719 KALI DIBACA

Diduga Oknum Camat Kapuas Ingin Melakukan Sogok Terhadap Oknum Hakim Dan Oknum JPU Melalui Pengacaranya, Justru Korban Penipuan

Diduga Oknum Camat Kapuas Ingin Melakukan Sogok Terhadap Oknum Hakim Dan Oknum JPU Melalui Pengacaranya, Justru Korban Penipuan
example banner

Kalimantan Tengah I Realitas – Diduga Oknum Camat Kapuas Ingin Melakukan Sogok Terhadap Oknum Hakim Dan Oknum JPU Melalui Pengacaranya, Justru Korban Penipuan.

Para Oknum yang terlibat dalam Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) berupaya untuk melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Peringanan atau lepas dari jeratan hukum, namun demikian tidak tercapai seperti yang di Alami oleh salah seorang Oknum Camat Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah diduga ingin menyogok terhadap oknum hakim dan Oknum JPU (Jaksa Penuntut Umum) melalui Pengacaranya, namun sebaliknya justru menjadi Korban Penipuan sampai Ratusan Juta.

“Dari Keterangan salah satu Tim Suara Jurnalis Koran Pemberitaan Korupsi (SJKPK) Irawatie, menyampaikan Kepada wartawan, Selasa (14/01/2020).

bahwa di duga Oknum Camat Neneng Anjarwati mencoba melakukan Penyogokan terhadap oknum hakim dan Jaksa,” Jelasnya.

“Kepada yang terhormat Bapak Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Mohon agar segera periksa ulang terkait kasus OTT Oknum Camat Neneng Anjarwati dari desa Palingkau, Kecamatan Kapuas Murung, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah,” Tulisnya Irawatie.

Ada dugaan percobaan penyogokan terhadap oknum hakim dan oknum jaksa yang dilakukan pak inisial (Nn) suami Oknum Bu Camat Neneng melalui tangan seorang Pengacara bernama inisial (B),” Terangnya Irawatie.

” Dugaan Penyogokan terhadap Oknum hakim dan Oknum JPU tersebut tidak terlaksana karena pengacara B, justru dilaporkan balik Ke Polres Kalsel, dengan dugaan penipuan Penggelapan uang senilai Rp.250juta yang di serahkan haji (N) Kepada saudara (B), rencana uang tersebut buat melobi hakim, agar melepaskan Oknum camat Neneng dari Jeratan hukum atau bebas tanpa syarat,” Ucapnya Sumber Irawatie.

“Harapan Pak N, tak tercapai uang senilai Rp.250juta tersebut tidak tahu kemana pula, yang jelas ada kwintasi tertulis yang di tandatangani Oknum Pengacara (B),” Terangnya.

Pak Nn Suaminya Bu Camat Neneng Merasa Keberatan dan merasa tertipu selanjutnya melaporkan saudara Baron dengan dugaan penggelapan dan Penipuan,” Tuturnya sumber Irawatie. (Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS