Cimahi I Realitas – Rasa gamang menyelimuti benak MN, seorang siswi kelas 3 SMP di Kota Cimahi. Baru saja, remaja berusia 15 tahun itu melahirkan bayi hasil hubungan cinta monyetnya dengan M.
Namun, tak ada yang mengingingkan kehadiran bayi perempuan itu. Termasuk M, teman lelaki yang ia baru kenal 2019 lalu. M merupakan teman sekolah dan lokasi rumahnya tak jauh dari MN.
Mereka sudah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak empat kali, dalam rentang waktu satu tahun. Kendati demikian, M menolak bertanggung jawab dan menutup pintu komunikasi dengan MN.
Kendati demikian, MN tetap memandikan bayi merah yang masih berlumuran darah itu. Walau akhirnya, muncul keputusan yang bakal menyeretnya ke dalam hukum.
“MN melahirkan anaknya sendiri di rumahnya. Sempat dimandikan dulu, terus dibekap sampai meninggal. Mayat bayi perempuan itu langsung dibungkus kain dan dibuang ke gudang rumah warga,” ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cimahi, Iptu Mugiono.(Dtc/Red)

