Lhokseumawe I Realitas – BEM FH UNIMAL Meminta KPK Melakukan Investigasi Terkait Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Di PT PIM.
Pertama kami dari BEM FH UNIMAL kecewa dengan berhenti beroperasi nya PT PIM semenjak bulan November 2019 kemarin, meskipun sesaat dan aktif lagi pada 15 Januari 2020 namun hal tersebut memberikan efek yang sangat luas terhadap masyarakat khususnya petani.
PT PIM memberikan alasan bahwa pasokan GAS dari PT Medco belum sampai,lalu apa gunanya Lumbung Gas yang ada di sekitaran Lhokseumawe dan Aceh Utara seperti yang ada di PT PHE ?
Kemudian yang kedua kami sangat mengecam terkait di indikasikan terjadinya korupsi di tubuh PT PIM terkait Pupuk bersubsidi yang merugikan Negara sejumlah 90 Milyar dan saat ini kasusnya berada di Kejati Sumatra Utara setelah dilaporkan oleh Projo.

Selama ini Petani sangat banyak mengeluhkan terkait langka nya pupuk bersubsidi, Beberapa kali masyarakat menghubungi mahasiswa untuk bisa mengadvokasikan permasalahan tersebut, Jumat 10/1/2020.
Dan sekarang akhirnya telah muncul titik terang nya kenapa pupuk bersubsidi langka, Kami akan mengawal kasus ini sampai selesai,kami akan melihat progres nya sejauh mana.
Dan kami juga meminta BPK agar bisa mengaudit PT PIM Secara keseluruhan dan meminta KPK untuk bisa menginvestigasi kasus dugaan korupsi ini.
Karna di indikasikan telah merugikan Negara sejumlah 90 Milyar, ini adalah nilai yang sangat fantastis, KPK harus ikut juga turun tangan dalam mengawal kasus ini dan melakukan investigasi, karna dengan jumlah Kerugian yang sebesar itu pasti ada oknum pimpinan jajaran PT PIM yang bermain.

Kami BEM FH UNIMAL Sangat kecewa yang seharusnya pupuk subsidi bisa dinikmati oleh masyarakat umum, namun yg terjadi masyarakat harus merasakan derita dengan kelangkaan Pupuk subsidi.
Ketika tidak bisa memberikan kontribusi lebih untuk kesejahteraan masyarakat yang terkena dampak Pencemaran lingkungan oleh PT PIM minimal jangan ikut menyengsarakan rakyat dengan Indikasi korupsi pupuk subsidi tersebut.
Kami akan mengawal kasus tersebut karna korupsi adalah musuh kita bersama Tutup Muhammad Fadli selaku ketua BEM FH universitas Malikussaleh. (Yudi)

