11619 KALI DIBACA

PNS Wajo Lapor Polisi karena Anaknya Dihukum Guru Berdiri Cuma Pakai Kolor

PNS Wajo Lapor Polisi karena Anaknya Dihukum Guru Berdiri Cuma Pakai Kolor
example banner

Makassar I Realitas – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Wajo, Sulsel, Sudarman (37) melaporkan seorang guru. PNS itu melapor guru tersebut menghukum putranya dengan cara melepas seragam sekolah hingga putranya tersebut hanya memakai celana dalam alias kolor.

“Sementara laporan sudah masuk ke kepolisian Pak, Polsek Belawa,” ujar Sudarman, saat dimintai konfirmasi, Senin (2/12/2019). 

Pelecehan tersebut, kata Sudarman, bermula pada Jumat (29/11) di sebuah SMA di Wajo. Saat itu putranya yang berusia 15 tahun terlambat mengikuti pelajaran olahraga yang diajarkan terlapor. Anak Sudarman, saat itu tidak mengenakan seragam olahraga sehingga dihukum oleh terlapor dengan cara melepas pakaian sekolah pramuka yang ia pakai hingga hanya mengenakan celana dalam. 

Hukuman terhadap putranya tersebut, kata Sudarman, ia ketahui setelah keponakannya yang satu sekolah dengan anak korban melaporkan insiden tersebut.

“Nanti setelah ada keluarga yang datang ke rumah, kebetulan anaknya satu sekolah anak saya, kasi tahu ke kami (soal insiden hukuman tersebut),” ujar Sudarman. 

Sudarman mengaku tidak menerima hukuman tersebut dan melapor ke polisi lantaran menganggap tindakan oknum guru putranya tidak mendidik secara manusiawi. 

“Artinya begini Pak, kalau hukuman biasa kita tidak masalah. Tapi ini dilecehkan, disuruh buka pakaian dilihat semua teman-temannya,” ujar Sudarman. 

Menurut Sudarman, anaknya kini jadi pendiam dan tidak banyak bicara karena tertekan secara mental pasca-hukuman yang disebutnya sebagai bentuk pelecehan tersebut. 

“Anaknya sekarang jadi pendiam, tidak mau berinteraksi sama teman-temannya, sekarang semenjak kejadian sudah di rumah terus dan tidak mau sekolah lagi,” ujar Sudarman. 

Polres Wajo yang dimintai konfirmasi terpisah membenarkan adanya laporan Sudarman. 

“Iya, sifatnya masih diadukan, karena apakah benar ditelanjangi atau tidak. Seperti apa dan sampai mana kita masih dalami,” ujar Kasatreskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning, secara terpisah.(Dtc/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS