banner 900250

Pensiunan Karpim PTPN I Langsa Syukri Cut Ali: Masa Perang Di Aceh PTPN I Tidak Pernah Rugi

oleh -200.312 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Pensiunan Karyawan Pimpinan (Karpim). PTPN I Langsa Syukri Cut Ali Masa Perang Di Aceh PTPN Tidak Pernah Rugi.

Terkait keluhan Dirut PTPN I Aceh Langsa bahwa sampai Oktober Tahun 2019 kondisi keuangan mengalami kerugian sampai Rp. 80 Milyar ini penngumuman sangat memalukan jajaran karyawan dan pensiunan.

Menurut Syukri ini penyataan ini tidak masuk akal dan timbul keanehan atas pernyataan Dirut Ury Mulyari di media online kamis (05/12/2019).

Padahal PTPN I sedang proses holding dengan PTPN III dan proses ini tidak mungkin membuat PTPN I dengan alasan merugi, ujar Syukri kepada Media ini Sabtu ( 7/ 12/2019).

Lebih lanjut dikatakan Syukri saat ini harga CPO meningkat tajam, dan proses operasionalpun telah di lakukan dengan baik.

Syukri menyebutkan PTPN I tidak ada alasan rugi untuk sebuah perusahaan besar milik BUMN plat merah, ujar nya lagi.

Alasan rugi itu mungkin sangat mengada ngada dan tidak masuk akal sehat, karena selama ini kebun dan PKS berjalan dengan baik, ujar Syukri.

Masa Aceh Komflik tahun 1989, hingga 2004 PTPN I Langsa tidak pernah rugi juga tidak ada keluhan para jajaran Direksi, gaji berjalan dengan baik, pekerja tidak pernah terima gaji terlambat, kenama jajaran Direksi sekarang berani mengatakan rugi PTPN I Langsa tahun 2019 bulan oktober mencapai Rp 80 milyar.

Menurut syuķri kerugian ini ada beberapa dilapangan termasuk tender dan kontrak bodong di beberapa lokasi proyek perkebunan yang selama ini dilakukan oleh jajaran Direksi, juga terjadi pembuangan pupuk di Kebun Baru afdeling 6 tahun 2018, ujar syukri.

Kalau pihak jajaran Direksi mengerjakan yang benar tidak mungkin PTPN I Langsa rugi, apalagi sekarang adanya Holding PTPN III.

Syukri juga mempertanyakan kenapa perusahaan besar sekelas PTPN I milik BUMN serta di kelola oleh tenaga profesinal bisa merugi, jangan-jangan ini sebuah permainan Direksi ujarnya,

Kalau sejak tiga tahun terakhir, PTPN I terus mencatat kerugian sejak tahun 2016 lalu, PTPN I rugi sebesar Rp 90,7 miliar, di tahun 2017 rugi sebesar Rp 95,1 miliar, dan di 2018 lalu juga merugi sebesar Rp 123,7 miliar, pernyataan jajaran Direksi salah minum obat, seharusnya Salompas obat sakit kepala, Itu jangan dimakan di tempel di pipi jangan diminum.

Menurut Syukri pernyataan Ury, sebagai Direksi sudah buka celana sendiri di pinggir jalan raya, dan sangat memalukan sekali.

Tahun 2019 pun rugi, berarti Direktur serta jajarannya tidak bisa bekerja secara baik dalam membangun BUMN sebagai penghasil keuangan Negara.

Syukri pensiunan dari PTPN I Langsa meminta dengan tegas, kepada Menteri BUMN untuk mengevaluasi Jajaran Direksi PTPN I Aceh, bahkan copot Dirut yang hanya bisa katakan rugi, namun tidak mampu bekerja dengan baik.

Masa Komfkik Aceh PTPN I tidak ada direksi mengatakan rugi kenapa sekarang bisa rugi perushaaan plat merah ini.

Pengumuman yang disampaikan oleh dirut PTPN I sangate mengejutkan masyarakat Aceh. Kita dengan tegas meminta kepada pihak kementerian BUMN agar segera copot jajaran Direksi PTPN I Langsa.

Kita juga mintak kepada pihak kementrian BUMN dan pihak tim terkait agar segera menyelidi proses tender dan kontrak di PTPN I karega ada dugaan kita banyak proyek yang sudah di tender masih banyak pekerjaan tidak dikerjaan sekarang hanya rumput yang tumbuh, ujar nya.

Lebih lanjut Syukri juga menyebutkan lokasi yang pernah di tender beberapa tahun yang lalu sampai sekarang masih ada semak belukar.

Menurut Syukri, penempatan Ury Mulyari sejak 3 tahun lalu sebagai Dirut PTPN I Langsa sangat tidak prosedural, sehingga tidak memahami tugas dan tanggungjawab.

Penempatan Ury pada saat ini ada dugaan KKN besar di jajaran Holding, karena Ury sendiri sebelumnya adalah pejabat di PTPN I dalam kondisi bangku panjang, ujar nya.

Biodata sumber media ini : Nama Syukri Cut Ali,Mns.Meuria 12 Desember 1962, Pekerjaan Pensiunan Staf PTPN I  Langsa,

Mulai masuk kerja Sbb ;
1.Terhitung 1 Januarin1988,s/d 31 Desember 2018,

Mulai Karil, Sbg Kepala Gudang Ptp.V sei Karang Kebun Krueng Pase,

Mandor Land Clearing di Kebun krueng pase,

Mandor tanam sawit di Kebun Krueng Luas,

Kap Kontrol Kebun Tualang sawit Afd.VIII,

Petugas sortiran di PKS Tanjong Sementok,

Mandor.I di Kebun Kebun Cot Girek,

Plt.Asisten Tanaman Bate puten,

Plt.Asisten tanaman di Kebun Cot girek,

Plt Asisten Pembelian PKS Tanjong Sementok,

Plt.Sapi sawit Kandang Kebun Lama dan Pulau tiga,

Plt.Asisten Tanaman Kebun Baru,dan Asisten Difinitif Kebun Baru,

Staf pemupukan dan pemeliharaan kantor pusat, pertengahan tahun 2018.2

Media ini mencoba menghubungi Dirut untuk PTPN I Langsa Ury Mulyari dengan tlp selular Sabtu ( 7/12/2019) namun tidak berhasil, keliatan dari sambungan dering tlp Wartawan Media ini di Blokir oleh Ury.
(AI)