Kasus Nurita Tewas Dengan Luka Tusukan, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

oleh -191.489 views

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Kasus Nurita Tewas Dengan Luka Tusukan, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan, Hingga kini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Langsa masih melakukan penyelidikan, terkait kasus kematian Nurita (42), warga Desa Seneubuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. 

Korban meninggal secara sadis dengan berapa luka tusukan benda tajam di tubuh, serta kepalanya membengkak. Diduga dan beredar kabar korban dibunuh.

Bahkan harta benda korban seperti sepeda motor Honda Beat yang kabarnya baru dibeli, kalung dan gelang perhiasan mas milik korban juga dilaporkan raib dari tubuhnya. 

Ibu 4 anak yang sudah tak bersuami ini, ditemukan pada Rabu (10/12/2019) siang oleh warga di rawa-rawa areal pertambakan di Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama.

Daerah rawa-rawa bakau ini memang jarang didatangi warga, kecuali di hari itu ada warga bernama Jaka, yang hendak mencari kepiting tiba-tiba melihat tangan korban.

Temuan menggegerkan itu pun langsung dikabarkan Jaka kepada warga lainnya, dan selanjutnya menginformasikan kepada pihak kepolisian daerah setempat. 

Saat itu, mayat korban slaudah mulai menggembung atau membusuk, karena diduga ia telah meninggal dunia lebih dari 3 hari lamanya atau bahkan sepekan.

Di lihat dari lokasi pembuangan mayat korban di semak belukar kawasan hutan hutan bakau Gampong Baroh itu, nampaknya memang pelaku sangat mengenali lokasi.

Bahkan agar tak mudah dikenali, pelaku juga melucuti pakaian dan celana korban. Hanya tersisa pakaian dalam korban. 

Selang sehari polisi yang kembali menyisir lokasi, juga kembali menemukan sepatu warna hitam milik korban yang dibuang pelaku dekat lokasi. 

Personil polisi dan relawan lainnya ingin mengevakuasi mayat yang ditemukan di rawa-rawa hutan bakau di Kecamatan Langsa Lama, Selasa (10/12/2019)

 

Selain itu, hanya tersisa si tubuh korban sebelah anting emas yang berbentuk oval., Keluarga korban yang mengetahui kabar temuan mayat di Gampong Baroh Langsa Lama, Rabu (11/12/2019) akhirnya coba mendatangi ruang jenazah RSUD Langsa.

Pihak keluarga, baik mantan suami anaknya dan kerabat almarhum Nurita yang melihat jenazah sore itu, memastikan memang benar bahwa mayat itu adalah Nurita.

Lalu pada Kamis (12/12/2019) pagi, jenazah korban dijemput keluarga dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Seneubuk Punti, Kecamatan Manyak Payed untuk dikebumikan.

Sebelumnya dilaporkan, pihaknya Kepolisian Resor (Polres) Langsa akhirnya mengidentifikasi mayat yang ditemukan di rawa-rawa areal pertambakan warga di Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama, pada Rabu (10/12/2019) siang.

Korban bernama Nurita (42), warga Dusun Kloneng, Desa Seuneubuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. Selama ini korban bekerja di warung Siska, Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama.

Sementara pada Rabu (11/12/2019) Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, kepada wartawan korban telah dikenali (teridentifikasi) yakni bernama Siska (42).

Menurut Iptu Arief, korban yang selama ini bekerja di Warung Siska Gampong Maurandeh, Kecamatan Langsa Lama, merupakan warga Dusun Kloneng, Desa Seunebuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. 

Datok Desa Senebuk Punti, Safriadi, yang dikonfirmasi Wartawan malam itu, juga membenarkan bahwa Nurita, adalah warga di desanya. 

Menurut informasi yang didapatkan Datok Desa Seuneubuk Punti, Nurita meninggal dunia karena dibunuh, dan saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki siapa pelakunya.  

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, yang kembali dihubungi wartawan terkait perkembangan kasus itu, mengatakan, pihaknya kini sedang melakujan penyelidikan.

Namun saat ditanyakan apakah hasil autopsi benar almarhum Nurita, adalah korban pembunuhan, Kasat Reskrim Polres Langsa belum menanggapinya. (Trb/Yudi)