11419 KALI DIBACA

Penjagaan Kantor Polisi di Jatim Diperketat, Ojek Online Dilarang Masuk

Penjagaan Kantor Polisi di Jatim Diperketat, Ojek Online Dilarang Masuk
example banner

JOMBANG I Realitas – Penjagaan dan pengawalan di kantor-kantor kepolisian diperketat dengan melakukan pemeriksaan berlapis terhadap pengunjung yang datang. Bahkan, gara-gara ulah terduga teroris di Mapolrestabes Medan beratribut ojek online (0jol), polisi membuat batasan kepada para driver tersebut.

di Mapolres Jombang misalnya, ada lima petugas bersenjata lengkap disiagakan di depan pintu gerbang. Tugas mereka memeriksa setiap kendaraan yang masuk, berikut barang bawaannya. Bukan hanya ke warga sipil, tapi juga ke setiap anggota polisi.

“Peningkatan pengamanan ini kami lakukan sejak kemarin. Kami tidak ingin kasus bom di Polrestabes Medan, terulang lagi. Pengamanan ketat ini tidak hanya di Polres, tetapi juga di Polsek jajaran,” kata Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiyono, Kamis (14/11/2019).

Dia mengatakan, untuk driver ojek online dilarang masuk ke halaman Mapolres Jombang. Untuk pemesanan makanan, mereka hanya diizinkan masuk mengantarkan orderan tersebut sampai depan pintu gerbang mapolres saja.

“Semua demi kehati-hatian. Kami mohon maaf, Ojol hanya bisa mengantar pesanan sampai di gerbang,” katanya.

Penjagaan sama juga dilakukan di Polres Ponorogo. Semua yang hendak masuk ke Mapolres Ponorogo harus melalui pemeriksaan petugas. Selain barang bawaan, mereka juga diwajibkan melepas jaket dan helm. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan bersama.

“Seluruh pengunjung yang masuk kami periksa tanpa kecuali,” kata Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Djoko Winarko.

Sementara itu, di Polda Jatim sendiri pengamanan masih dilakukan seperti biasa. Semua yang hendak masuk ke Mapolda Jatim diharuskan melepas jaket dan helm. Bagi pengendara mobil, mereka juga wajib membuka kaca jendela.

Sedangkan untuk ojek online, mereka tidak boleh masuk dan hanya mengantarkan pesanan di pintu gerbang. Pengamanan seperti ini sudah dilakukan selama satu tahun terakhir, jadi tidak ada penambahan pengawalan di kantor tersebut.

“Pengamanan seperti ini sudah berjalan selama satu tahun. Jadi tidak ada perubahan pascateror bom Medan. Hanya kewaspadaan ditingkatkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.(Dtc/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS