Aceh l Realitas – Rabu 06/11/2019 Akibat lemah pakar pendidikan Aceh, Universitas Syiah Kuala ( UNSYIAH ) dan Universitas Islam Negeri (UIN) jangan sempat suatu saat di kuasai oleh orang luar Aceh.
Karena dulunya para indatu kita berat sekali untuk menghidupkan kedua Kampus ini.Mengapa oleh kita tidak sangguh memelihara dan mempertahankan kedua kampus ini.
Menurut para tokoh pendidikan perempuan yang ada dipidie Jaya dan tidak boleh di sebut nama saat ditemui wartawan Realitas ditempat mengatakan bahwa banyak anak anak Aceh yang kuliah di UNSYIAH hanya dua puluh lima (25) persen yang lewat dan tujuh puluh lima persen lagi dikuasai mahasiswa diluar Aceh.

Menurut tambahan dari beliau, mengapa ini bisa terjadi?,karena kepedulian dari wali murid.
sangat lemah dan peran orang tua dirumah kurang peduli terhadap keberhasilan anaknya disekolah dan termasuk peran pakar pendidikan kurang aktif untuk kemajuan pendidikan di Aceh.
Kalau pola pendidikan Aceh ini tidak dirobah lansung, tunggu saatnya anak anak Aceh nanti menjadi patung dan boneka orang lain, remot ditangan orang kita hanya menunggu kemana di gerakan.
Yang sebenar peristiwa masalah pendidikan Aceh ini, sudah berlarut kejadian, kira kira sudah mencapai 10 tahun yang lalu.
Menurut pantauan wartawan Realitas ditempat,banyak pakar pendidikan di Aceh tidak iqklas lagi dalam memberi ilmu pada muridnya, jika tidak dibayar mahal. (Zoni Jamil/Yudi)

