10419 KALI DIBACA

Buruh di Kulonprogo Ditangkap Polisi karena Mengedarkan Psikotropika

Buruh di Kulonprogo Ditangkap Polisi karena Mengedarkan Psikotropika
example banner

KULONPROGO I Realitas – Satresnarkoba Polres Kuloprogo, Yogyakarta berhasil mengungkap kasus peredaran obat psikotropika di wilayah Kulonprogo dan Sleman. Pelaku berinisial BE (21) dan barang bukti 160 butir psikotropika berhasil diamankan.

BE ditangkap di rumahnya di Desa Banjarum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Di dalam rumahnya, polisi mengamankan 90 butir Camflet dan 70 butir Antarax.

Kasat Resnarkoba Polres Kulonprogo AKP Munarso mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan Kamis, (17/10/2019). Info yang didapat dari masyarakat, pelaku kerap bertransaksi di wilayah Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo.

“Dari pengakuannya, obat-obat ini dikonsumsi sendiri, tetapi kadang juga diedarkan kepada teman-temannya,” kata Munarso, di Kulonprogo, Rabu (23/10/2019).

Dari pemeriksaan, tersangka yang berprofesi sebagai buruh ini mengakui membeli obat-obatan terlarang dari seseorang di wilayah Sleman, dengan harga Rp3,1 juta. Sebagian sudah dikonsumsi sendiri dan sebagian sudah diedarkan.

Tersangka mengaku mengkonsumsi obat tersebut agar semangat kerja dan tidak merasa lelah. Dia mengkonsumsi obat tersebut dua kali sehari, pagi sebelum kerja dan setelah pulang kerja.

“Belinya memang banyak biar lebih murah dan dapat lebih banyak,” kata pria yang sudah memiliki satu anak ini.

Uang pembelian obat berasal dari tabungan yang disisihkan dari penghasilannya sebagai buruh. “Kita jerat tersangka dengan pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” katanya.

Polisi kini masih memburu pemasok obat-obatan kepada pelaku.(IN/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS