11819 KALI DIBACA

BBPOM Lakukan Penarikan Ranitidine Injeksi di Aceh

BBPOM Lakukan Penarikan Ranitidine Injeksi di Aceh
example banner

BANDA ACEH I Realitas –  Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap penarikan sejumlah produk obat jenis Ranitidine Injeksi (obat cair.

Pemantauan itu di lakukan  di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, setelah BPOM pusat menginstruksikan penarikan obat tersebut.

Informasi yang diperoleh media dari BBPOM Aceh, penarikan produk tersebut sehubungan dengan adanya informasi cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk obat yang mengandung ranitidin sebagaimana disampaikan oleh US Food and Drug Administration (US FDA) dan European Medicine Agency (EMA), karena dalam kandungan obat tersebut diduga dapat memicu kanker.

Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gejala penyakit tukak lambung dan tukak usus.

“Instruksi penarikan obat ini ada dua jenis yaitu, penarikan oleh pabrik dan penarikan produk dari BPOM,” kata Kepala BBPOM Banda Aceh, Zulkifli Apt kepada media dilansir antaranews.com, Senin.(Acst/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS