12419 KALI DIBACA

Satu Pelajar Diamankan Polisi Saat Sedang Ikuti Jam Pelajaran

Satu Pelajar Diamankan Polisi Saat Sedang Ikuti Jam Pelajaran
example banner

Lumajang I Realitas – Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang menciduk 3 orang terduga pengedar pil koplo di 2 lokasi yang berbeda. Salah satu Seorang pelajar SMKN Tekung harus digiring ke Mapolres Lumajang saat proses belajar di kelas. Ini lantaran Ia kedapatan memiliki ratusan butir pil koplo untuk dijual.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban membenarkan ada salah satu pelajar tersebut berinsial AV (17), asal Dusun Pondok Asri, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung. Polisi terpaksa membawa AV saat jam jam belajar di sekolah, guna menjalani beberapa pemeriksaan lebih lanjut terkait barang bukti yang ditemukan ditangannya,” ucap AKBP Muhammad Arsal Sahban, saat dikonfirmasi wartawan,  Kamis(01/07/2019).

“Kami mengungkap 2 tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan terlarang di dua TKP yang berbeda. Telah ditangkap 3 orang terduga dalam kasus ini dan salah satunya masih di bawah umur. Saya tidak akan pandang bulu untuk kasus narkoba, 3 terduga diamankan ke Mapolres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Kapolres merasa geram, karena narkoba terbukti sudah masuk ke kalangan sekolah-sekolah. Dapat terbukti dari tertangkapnya seorang pelajar membawa pil koplo dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar AKBP Arsal Sahban.

Terbukti dari tertangkapan sebelumnya bahwa seorang pelajar membawa pil koplo dalam jumlah yang cukup banyak, dan diindikasi bahwa dirinya merupakan pengedar barang haram tersebut pada teman-temannya disekolah,” imbau Kapolres Lumajang.

“Saya turut perihatin mendengar hal ini karena seharusnya para pemuda yang fokus menimba ilmu, untuk menghadapi persaingan ketat dimasa yang akan datang, rusak mentalnya karena barang haram tersebut,” tukas Kapolres.

AV kedapatan membawa pil koplo sebanyak 144 butir dan juga uang hasil penjualan sebesar Rp10 ribu. Barang bukti tersebut kemudian diamankan oleh petugas.

Pihaknya tidak ingin generasi muda hancur akibat ulah pengedar narkoba yang mencekoki anak-anak muda dengan barang berbahaya tersebut.

“Saya imbau kepada orang tua, keluarga dan masyarakat agar mengawasi perilaku anaknya, keluarganya dan warganya agar tidak terjerumus mengkonsumsi narkoba,” pintanya.

Kasat Resnarkoba AKP Priyo Purwandito SH menjelaskan, ‘AV’ diketahui melanggar pasal 197 sub. 196 UURI No. 36 th 2009 tentang kesehatan.

“Sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia, yang bersangkutan terancam kurungan penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal 1 milyar. Walaupun ancamannya cukup tinggi, tapi sepertinya tidak kapok-kapok juga. Padahal hampir setiap hari saya tangkap,” tukas AKP Priyo.(Wrtlk/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS