7819 KALI DIBACA

Gunung Tangkuban Parahu Masih Berstatus Waspada, Masyarakat Diminta Waspada

Gunung Tangkuban Parahu Masih Berstatus Waspada, Masyarakat Diminta Waspada
example banner

Bandung I Realitas – Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan, bahwa aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu, di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih cukup tinggi sehingga statusnya masih tetap Waspada.

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan data-data kegempaan yang ada, PVMBG berkesimpulan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu masih sama, sehingga statusnya tetap Waspada,” kata Menteri ESDM Ignasiun Jonan saat mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Parahu di Subang, Bandung, Selasa (27/8).

Ancaman bahaya yang terjadi saat ini, menurut Jonan, berupa hujan abu serta hembusan gas vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat.

“Yang paling dikhawatirkan adalah keluarnya gas bersamaan dengan terjadinya erupsi-erupsi kecil itu. Gas berupa H2S dan SO2 itu merupakan gas yang tidak ramah terhadap mahluk hidup, karena itu diberi batasan agar tidak mendekati kawah dalam radius 1,5 Kilometer (Km),” jelas Jonan.

Gunung Tangkuban Parahu merupakan gunungapi aktif strato yang memiliki 9 kawah. Dua kawah utama di puncak adalah Kawah Ratu dan Kawah Upas berdiameter masing-masing sekitar 1000 meter (m) dengan kedalaman kawah sekitar 400 m.

“Kawah Ratu merupakan kawah yang masih memiliki aktivitas yang cukup tinggi,” ungkap Jonan

Menambahkan Menteri ESDM, Kepala PVMBG Kasbani mengatakan, sejak erupsi tanggal 26 Juli 2019 aktivitas vulkanik Gunung ini masih tinggi, fluktuatif dan masih terjadi erupsi menerus setiap hari dengan amplituda 20-50 milimeter.

“Sejak satu bulan lalu, aktifitas Gunung masih cukup tinggi jika dilihat dari sisi deformasinya dan seismisitasnya. Aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu saat ini lebih lama dibandingkan tahun lalu, tahun ini cukup lama, sudah satu bulan aktivitasnya masih tinggi,” lanjut Kasbani.

PVMBG hingga kini masih terus melakukan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu serta selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi, BPBD Kabupaten Bandung Barat serta BPBD Kabupaten Subang.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Tangkuban Parahu, tetap memperhatikan perkembangan kegiatan Gunung yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat. (PNG/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS