36019 KALI DIBACA

Polisi Tangkap Pelaku Praktik prostitusi Dengan Menawarkan Istri Kepada Pelanggan

Polisi Tangkap Pelaku Praktik prostitusi Dengan Menawarkan Istri Kepada Pelanggan
example banner

MEDAN I Realitas – Unit PPA Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, berhasil mengungkap praktik prostitusi dengan menawarkan istri sah kepada pelanggan.

Pelaku berinisial MS (29), menawarkan istrinya untuk layanan threesome ( bercinta satu lawan dua) di media sosial Facebook dengan nama akun “Banyu Langit Prei Kanan Kiri” sejak Mei 2019.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, pada 30 Juni 2019, MS mendapatkan pesan di kotak masuk Facebook dari salah satu pelanggannya dan membuat janji untuk bertemu pada Selasa (2/7/2019) lalu.

Praktik threesome ini ditawarkan tersangka asal Jalan Tanjungsari Jaya Bhakti, Sukomanunggal, Surabaya itu kepada pelanggannya dengan tarif Rp 2.000.000.

“Pelaku juga meminta tamunya itu membayar uang Rp 2.000.000. Mereka bertemu pada Selasa (2/7/2019) di salah satu hotel yang berada di Jalan Kedungsari Surabaya pukul 20.30 WIB,” kata Ruth Yeni, Senin (8/7/2019).

Setelah bertemu dengan pelanggannya, kata Ruth Yeni, tersangka bersama istrinya itu memesan kamar hotel untuk melakukan threesome dengan si pelanggan.

Polisi pun mengungkap kasus itu setelah tersangka dan istrinya serta pelanggan melakukan hubungan threesome di kamar hotel.

“Jadi kami ungkap saat tersangka dan korban (istri) dan tamunya dalam keadaan telanjang melakukan hubungan badan secara threesome,” ujar dia.

Saat mengungkap praktik prostitusi itu, polisi mengamankan barang bukti:

  • berupa uang tunai Rp 2.000.000,
  • tiga buah celana dalam,
  • satu bra milik korban,
  • tagihan hotel,
  • satu seprei tempat tidur,
  • satu buah ponsel milik tersangka, dan
  • buku nikah milik tersangka dan korban

 

 

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 2 UU RI nomor 27 tahun TPPO, Pasal 296 KUHP, danPasal 506 KUHP.

 

“Pasal yang disangkakan perkara tindak pidana perdagangan orang dan atau mencari keuntungan dari pelacuran perempuan,” tutur Ruth Yeni.

 

Sebelumnya juga, praktik prostitusi dengan menawarkan pasangan sahnya sendiri dibongkar unit Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

NH (23) menawarkan PR (20) isterinya untuk layanan threesome melalui media sosial twitter.

Praktik threesome yang dilakukan pasangan tersebut digerebek polisi di sebuah villa di Desa Pecalukan Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, 1 Juli 2019 lalu.

Berikut fakta prostitusi layanan threesome melalui media sosial twitter yang dilaukan pasangan suami istri di Tuban ini.

NH mengungkapkan, dirinya secara sengaja mengunggah foto-foto syur yang mempertontonkan kemolekkan tubuh isterinya yang sedang berpose di atas ranjang melalui dinding halaman akun Twitternya.

“Iya fotonya isteri,” kata HN lirih seraya menundukan kepala dihadapan awak media.

Hidayat menuturkan, bagi pelanggan yang berminat akan langsung berkomunikasi melalui jalur pribadi, untuk membicarakan kesepakatan harga dan lokasi pertemuan.

Menurut Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela, akun milik NH terbilang banyak pengikutnya.

“Ini foto-foto yang ada diakun Twitter ini adalah langsung foto telanjang isterinya,” kata Leo sapaan akrabnya.

Dalam akun tersebut, teridentifikasi sekitar dua ribu akun pribadi yang telah mengikuti akun buatan NH.

“Akunnya baru dibuka 3 bulan, tapi followersnya sudah 2 ribu,” lanjutnya.

Selama membuka akun Twitter dengan nama tersebut, NH terhitung sudah empat kali menerima orderan dari pria hidung belang yang tertarik kemolekkan tubuh isterinya.

“Sudah 3 kali, dan ini yang keempat. Sering main di villa daerah Prigen Pasuruan,” ujar Hidayat saat rilis kasus di Mapolda Jatim, Rabu (3/7/2019).

Seandainya, Senin (1/7/2019) kemarin, ia dan isterinya tak dipergoki oleh Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Diakhir pekan ini, ungkap Leonard, Hidayat sudah memiliki janji melayani orderan klien pria hidung belang yang tertarik kemolekkan tubuh isterinya.

“Kalau dilihat dari ponsel yang jadi barang bukti, dalam minggu ini sudah ada janji sama orang di Malang,” tandasnya.

Praktik threesome ditawarkan NH melalui media sosial Twitter dengan harga Rp 1,5 juta dengan durasi 1 jam.

Kepada polisi, NH mengaku sudah 4 kali menggelar praktik threesome di lokasi yang berbeda.

Namun dia menolak disebut memaksa isterinya untuk melayani pria lain dengan membuka layanan threesome.

“Ini sudah kesepakatan kami berdua,” terang NH

NH mengaku menjual isterinya dengan cara demikian, untuk membayar utang operasi caesar.

“Untuk bayar utang aja,” kata NH seraya menganggukkan kepala.

Guna menutupi pembayaran operasi tersebut, NH mengaku meminjam uang dari seorang rekannya senilai Rp 8 juta.

Untuk melunasi itu, NH yang tak lagi bekerja sebagai buruh, akhirnya berinisatif untuk memulai bisnis esek-esek yang melibatkan isterinya.

“Hutang ke orang, dan sekarang tinggal Rp 1 juta,” kata NH.

NH mengaku sudah menikahi isterinya yang berinisial PR (20), sejak 1,5 tahun lalu.

Dari hasil pernikahan keduanya, mereka sudah dikaruniai seorang anak.

“Menikah sudah 1,5 tahun dan sudah punya anak,” kata Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela.(Tribun/Nrl)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS