28819 KALI DIBACA

Aminah Membutuhkan Uluran Tangan Dermawan Untuk Membangun Rumahnya

Aminah Membutuhkan Uluran Tangan Dermawan Untuk Membangun Rumahnya
Aminah Syafi'i Pemilik Rumah Tidak Layak Huni
example banner

Aceh Timur I Realitas – Kisah Pilu dirasakan Aminah Syafi’i (64) dan Ismail Ali (69) sejak 15 tahun lalu, warga gampong seuneubok pidie kecamatan Pureulak, Kabupaten Aceh Timur, membutuhkan uluran tangan dermawan, pasalnya rumah yang di tempati olehnya bersama suami dan sibuah hati sudah tidak layak untuk di huni, selasa,(09/07/2019).

Bekerja sebagai kuli batu-bata membuat Ismail suami dari Aminah meraih penghasilan Rp.1000.000, perbulannya, dengan perekonomian keluarganya dalam keadaan pas-pasan membuat keluarga ini memiliki keterbatasan dalam membangun rumah.

Saat di datangi Jurnalis Aceh Timur, selasa (07/07), ia mengatakan, “Jangankan membangun rumah, untuk makan sehari-hari saja kami sudah kesusahan,” ujar Aminah sembari menyapu air mata.

Di usia senjanya ia juga menghidupi dua buah hati yakni, zulfahmi (15) dan Hamdani (18), keduanya harus berhenti sekolah di sebabkan oleh tidak adanya biaya dari keluarga.

“Anak kami juga harus putus sekolah, karena tidak ada biaya,” kata Aminah.

Sehari-harinya Zulfahmi sang anak terkadang ikut membantu ayahnya menjadi kuli batu-bata, untuk menambah pendapat keluarga dalam menggais sesuap nasi.

Aminah dan Ismail yang sudah Lansia kini harus meratapi perihnya hidup, kehidupan sejahtera tidak lagi berpihak kepadanya.

Sepucuk harapan di genggam olehnya setelah mendengar kabar gembira yang di informasikan oleh keuchik gampong setempat bahwa ia akan mendapatkan bantuan rumah rehap.

” Sebelumnya sudah lama yang mengambil gambar rumah untuk di data dan di berikan bantuan, namun sejak Damai Aceh 2004 hingga sekarang kami belum menerima bantuan tersebut, ” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa rumah rehab akan di buat setelah Idul Fitri 1440 H atau setelah lebaran tahun 2019 kemarin, namun angin segar tersebut tak kunjung di rasakan Aminah dan keluarga.

“Kadang saya sedih saat ada orang yang datang foto rumah untuk di berikan bantuan, tapi dengan harapan kami bisa memiliki rumah yang layak, kami selalu izinkan” ujarnya lagi sambil menyapu air mata.

Di kehidupannya yang Lansia ia sangat mengharapkan bantuan dermawan oleh sebab rumah yang di tempatinya sudah tidak layak huni.(Irwansyah/Nrl)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS