54219 KALI DIBACA

Penderita Stroke kini lumpuh Butuh Uluran Tangan Dermawan

Penderita Stroke kini lumpuh Butuh Uluran Tangan Dermawan
example banner

 

IDI rayeuk – Sudah jatuh tertimpa tangga! Mungkin itulah nasib yang dirasakan oleh bapak mahdi,t(55),warga Desa Kuta blang Kecamatan IDI rayeuk, kabupaten Aceh timur.kamis(20/6/2019)

Sebab, Mahdi,t yang sejak satu setengah tahun terakhir harus berjuang melawan rasa sakit stroke dan sekarang menjadi lumpuh,Ya, siapa sangka, akibat penyakit yang dialaminya itu, Fitriani (45) sang istri yang sudah belasan tahun mendampingi Mahdi,t kini menjadi tulang punggung keluarga dengan menjadi buruh cuci baju.

Namun begitu, hidup pak Mahdi,t tak sendiri. Ia dikarunia anak yang sangat setia merawat sang ayah.mereka hidup berempat dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.Dia adalah Fikram laki-laki(24), anak kedua Nirina perempuan(20),mereka yang selama ini juga merawat hingga menafkahi keluarga yang perempuan menjaga ayah dan yang anak lelaki saya kerja dorsemer kata Fitriani.

Saat di tanyakan oleh awak media realitas, apakah ada bantuan dari pemerintah daerah, Fitriani menjawab alhamdullah pernah kami di bantu langsung oleh bapak bupati Aceh timur,H hasballah bin H m.thaeb berupa sumbangan untuk biaya berobat rumah Saket ke Zubir Mahmud pada tahun 2018.

Namun tidak bertahan lama karena kebutuhan sehari-hari untuk ayah payah kita belikan pempes,dan terkadang kami harus membeli obat ke apotek dengan harga agak lumayan mahal.

Tambahnya Fitriani kami sangat berharap kepada para dermawan Sudi kiranya membantu meringankan beban kami,saat di tanyakan lagi oleh media apakah dari pihak aparatur Gampong tidak membantu, istri beliau menjawab kami tidak pernah tersentuh bantuan apapun dari Gampong,baik itu beras raskin, PKH atau bantuan rumah,malah dari Gampong cuma bilang akan membantu tegap rumah namun itu semua harapan belaka.
Fitriani mengaku sejak ayahnya sakit, belum pernah mendapatkan bantuan apapun, termasuk bantuan dari aparatur gampong.dan sempat saya nanyk ke keplor mengenai dana PKH atau beras raskin dan mereka hanya menjawab kekantor camat saja saya tidak tau.

mendengar keluhan ibu dua orang anak ini,media langsung ke kantor camat IDI rayeuk,dan langsung di terima oleh kasi Pemberdayaan masyarakat Gampong (PMG) Kecamatan IDI rayeuk,bapak Edi Saputra,di karnakan bapak camat tidak ada di tempat.

Kami mengajak kasi (PMG)kerumah bapak mahdi,t,Sesampainya beliau dirumah bapak mahdi,t,segera merespon dengan keluhan dari keluarga tersebut,bapak Edi mengatakan kami dari pihak kecamatan akan memanggil kepala desa Kuta blang,dan akan menanyakan kebenaran keluhan keluarga bapak mahdi tersebut, termaksud bantuan rumah rehap kenapa tidak tersentuh padahal yang berhak menerima,dan kita akan melaporkan kepada atasan (camat) ujar bapak Edi Saputra sabagai kasi (PMG)

Sambung ibu Fitriani dia sangat berharap ada nya bantuan korsi roda dari dinas terkait,suami saya ingin sekali keluar rumah agar terkena sinar matahari,namun kami tidak sanggup mengangkat,harap kami keluar agar ayah bisa sembuh dari sakit nya ujar istrinya dengan mata berkaca-kaca melihat suaminya menahan sakit (Dedi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS