35019 KALI DIBACA

Mengatas Namakan Dinsos, Seorang Warga Hampir Tertipu

Mengatas Namakan Dinsos, Seorang Warga Hampir Tertipu
example banner

Idi Rayeuk|realitas – ummi Kalsum (74) salah seorang petua Gampong asal desa kedeblang,dusun meligoe, Kecamatan Idi rayeuk, Kabupaten aceh timur, hampir tertipu dengan bantuan dari dinas sosial,Kamis (27/6/2019).

Mendengar hal tersebut dari mulut ke mulut awak media langsung menuju kerumah ummi namun ummi tidak ada di tempat yang hanya ada anaknya.

Ida (40) anak dari ummi Kalsum menceritakan kepada awak media kejadian tersebut pada hari Senin 24/6 ia didatangi oleh orang dinas sosial bernama is dan mengaku sebagai kepala dinas sosial kabupaten Aceh timur, bersama stafnya mengendarai mobil jenis Avanza berwarna putih namun plat nya saya lupa,ungkap Ida.

Lanjutnya,is yang mengaku Kepala dinas tersebut berkata kepada kami mau memberikan santunan berupa uang sebanyak Rp 80.000.000,dan bersedia mengisi formulir administrasi dan membayar biaya pendaftaran Rp 10.000.000.

Saya curiga mana ada bantuan yang mau diberikan kok malah diminta uang sebanyak itu apa kami orang kaya,mamk aja tidak ada kerjaan hanya saja mamak dipakai oleh orang Gampong bila ada acara kenduri atau pesta untuk menepung tawar, bahasa Aceh (pesiejuek),dan juga memandikan jenazah,ujar Ida kepada is bercerita kepada media.

Yang lebih anehnya lagi,is yang memakai baju dinas kuning,malah menyuruh saya untuk membeli minum serta mie diluar dan tidak mau minum air dirumah kami,karna takut meninggal kan ibu bersama kepala dinas tersebut saya tidak pergi,dan si is seperti marah kepada saya malah berkata jangan takut ibu gak kita apa-apain,di Gampong ibu ini yang mendapat bantuan 5 orang,tanpa berpikir panjang saya menyuruh mereka untuk pulang.

Saya berfikir kedatangan oknum tersebut mengaku dari dinsos mau memberikan bantuan rumah,karna pada tahun 2017 kami membuat proposal bantuan rumah, rupanya kami mau di tipu ujar Ida.

Setelah mendapat informasi dari keluarga tersebut,media langsung menuju ke kantor dinas sosial bermaksud ingin konfirmasi mengenai masalah tersebut,namun saat media bertanya kebeberapa staf setempat mengatakan bahwa bapak tidak masuk karna mau berangkat ke Jakarta dan sekretaris nya pun lagi tugas di Banda Aceh,dan saat media meminta keterangan para staf tidak berani memberikan tanggapan mengenai masalah ini langsung saja sama bapak kepala alviandi,namun bapak tidak masuk hari ini.(Dedi/Nrl)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS