36419 KALI DIBACA

MA Tolak Gugatan PTPN I Langsa Terkait Persoalan Ganti Rugi Lahan HGU

MA Tolak Gugatan PTPN I Langsa Terkait Persoalan Ganti Rugi Lahan HGU
example banner

Langsa I Realitas – Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan pemohon PT Perkebunan Nusantara I Langsa, atas keberatan ganti rugi Pemko Langsa terhadap lahan HGU perkebunan kelapa sawit yang dimanfaatkan untuk fasilitas umum RTH Hutan Kota, di Gampong Paya Bujok Seleumak, Kecamatan Langsa Barat.

Penolakan gugatan PTPN I Langsa ini tertuang dalam Keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor Register 1898 K/PDT/2019 tanggal 19 Juni 2019 yang menolak gugatan Pemohon (PT. Perkebunan Nusantara I) atas keberatan ganti kerugian tanah beserta bangunan dan tanaman di atasnya yang dijadikan RTH oleh Termohon (Pemerintah Kota Langsa).

Hal itu dikatakan Wali Kota Langsa, Tgk Usman Abdullah SE melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Langsa M Husin SSos MM, kepada Wartawan, Rabu (26/6/2019).

M Husin menambahkan, MA RI juga menolak dua perkara lainnya yakni gugatan Pemohon PT Cut Mutia Medika Nusantara Nomor Register 1721 K/PDT/2019 tanggal 17 Juni 2019, dan gugatan Sdr Safruddin yang menuduh Pemko Langsa telah menguasai tanah warga untuk dijadikan Tempat Pembuangan Akhit (TPA) dengan Nomor Register 256 K/PDT/2019.

“Atas telah terbitnya putusan MK ini, berarti ke depan tidak ada persoalan lagi dengan para pihak tersebut. Sehingga Pemko Langsa dapat menjalankan program pembangunan daerah ini dengan baik, tanpa ada kendala apapun. Wali Kota juga mengharapkan dukungan pwnuh masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan M Husin, dengan demikian penguasaan tanah yang dijadikan TPA sudah sesuai dengan mekanisme peraturan dan Perundang-undangan, yaitu Keputusan Walikota Langsa Nomor 259/130/Kpts/2006 tanggal 3 Mei 2006 tentang penetapan lokasi pembuangan untuk kepentingan umum.

Pemko Langsa juga berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Aceh Timur tentang denah atau letak tanah.

Selanjutnya mengkomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Bapeldada dengan surat Nomor: 60/383/2006 tanggal 13 Oktober 2006 Oktober 2006 perihal kelayakan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tindakan terakhir terhadap tanah seluas 2 hektare di dalam kawasan TPA dan seluas 16 hektare di Gampong Pondok Keumuning, Kecamatan Langsa Lama, Pemko Langsa mengadakan pertemuan dengan masyarakat setempat untuk memberikan santunan kepada pengelola tanah garapan.

 

 

 

Sementara itu mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro seluas 31,04 hektare merupakan bagian dari HGU Nomor 123/Desa Timbang Langsa, tanggal 16 Desember 1999 dengan Surat Ukur tanggal 18 Desember 1999 atas nama PTPN I.

Pemerintah Kota Langsa (termohon) juga telah mengadakan tahapan-tahapan penyelesaian termasuk ganti rugi pengadaan tanah yang berlangsung di kantor Pertanahan Kota Langsa tanggal 12 November 2018.

Begitu juga halnya dengan gugatan PT Cut Mutia Medika Nusantara sebagai pemohon bahwa perluasan 20.000 meter persegi untuk RTH dan 301 batang pohon kelapa sawit di atas tanah terletak di Gampong Timbang Langsa.

Dan adanya pembebanan hak tanggungan peringkat I pada PT Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp 1.800.000.000, dan tanggungan pihak ke 2 sebesar Rp 500.000.000 juga ditolak Mahkamah Agung. (*/Tribun/Nrl)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS