19319 KALI DIBACA

7.000 Orang Lebih Siswa/Siswi Sekolah Menengah Hingga Dasar Ikuti UNBK dan USBN Di Aceh Selatan

7.000 Orang Lebih Siswa/Siswi Sekolah Menengah Hingga Dasar Ikuti UNBK dan USBN Di Aceh Selatan
Teks Fhoto: Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran sedang melakukan pemantauan dalam pelaksanaan USBN tingkat MIN dan SD serta SMP dan MTsN di Kabupaten Aceh Selatan.

Tapaktuan | Realitas – Sedikitnya 7.000 orang lebih siswa/siswi mulai dari Sekolah Menengah hingga Sekolah Dasar, mengikuti ujian UNBK dan USBN di Aceh Selatan.

Dari tujuh ribu orang lebih siswa/siswi yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) diantaranya sebanyak 3793 Siswa terdiri dari SMP, MTsn dan 3571 Siswa terdapat di SD dan MIN, berlangsung mulai dari Senin (22/4/2019).

Agenda nasional tersebut langsung dilancarkan oleh monitoring tim khusus dari Setdakab dan Kepala Dinas serta dua kabig masing-masing bidang.

Untuk tim pemantauan monitoring ke Kluet Raya, Bakongan Raya dan hingga Trumon Raya dan tim pemantau monitoring ke arah Samadua Sawang, Meukek dan Labuhan haji Raya.

Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran dalam kesempatan tersebut mengatakan, Alhamdulilah pelaksanaan UNBK dan USBN baik tingkat SMP, MTSN dan SD dan MIN di Kabupaten Aceh Selatan Insya Allah berlangsung dengan lancar, sehingga tidak ada satu kendalapun untuk hari pertama ini dan seterusnya.

Dengan demikian arus kelistrikan juga ikut tidak adanya terjadi putus arus dengan tiba-tiba, namun demikian kita juga mengharapkan pelaksanaan UNBK dan USBN baik SMP dan SD berlangsung lancar sebagaimana yang kita harapkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, Drs Martunis yang didampingi dua kabid baik Kabid SMP Ahmad Yani, dan Kabid SD Mawardi S.Pd mengatakan Alhamdulilah pelaksanaan UNBK dan USBN tidak ada kendala suatu apapun dan juga berjalan dengan lancar sebagai mana yang kita harapkan, katanya.

Kusmaniar S.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Tapaktuan kepada wartawan secara terpisah saat melakukan pemantauan UNBK juga mengaku barusan mengalami mati arus listrik saat hendak berlansung UNBK ternyata dengan tiba-tiba listrik mati.

Tidak berapa lama kemudian listri menyala/hidup kembali dan siswa-siswi yang masuk sesi pertama pada pukul 7.30 pagi itu langsung melakukan pengisian data serta soal dan jawaban bidang study pertama Bahasa Indonesia.

Demikian juga Mawardi selaku Kabid Dikdas mengaku sejumlah siswa/siswi SD dan MIN dalam mengisi lembaran jawaban soal sampai saat ini belum kita temukan soal-soal yang kabur Alhamdulilah berlansung lancar dan hingga sukses.

Demikian juga pengakuan Kemenag Kabupaten Aceh Selatan, Rislizar Nas, S.Ag yang didampingi Kepala Sekolah MTSn Tapaktuan Zainal S.Ag, menjelaskan dimana pelaksanaan ujian nasional sebelumnya juga kita melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional berbasis Komputer, (USBN,BK) Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional berbasis Komputer, (UAMBN,BK dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UN-BK).

Kalau jumlah siswa sekitar 90 siswa dan setiap sesi tiga lokal yang di laksanakan sehingga tidak ada kendala walaupun adanya gabungan dari sekolah Jabarahmah kesini, ucap Zainal. (Zulmas/iqbal)

Subscribe

MEDIA REALITAS