Tapaktuan | Realitas – Jajaran Polres Kabupaten Aceh Selatan, menggelar apel kesiapan TNI-POLRI dan Komponen lainnya dalam rangka pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) RI, Jumat (22/3/2019) pagi.
Seusai apel kesiapan tersebut Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST mengatakan dalam pelaksanaan pemilihan anggota legislatif dan pemilihan Presiden, di Aceh Selatan terdapat ada empat TPS yang dianggap ada kerawanan.
Kata Kapolres, kerawanan tersebut bukan rawan konflik, tapi rawan komunikasi dan rawan transportasi, yaitu di Kemukiman Buloh Seuma Kecamatan Trumon dan Alue Keujrun Kecamatan Kluet Tengah.
Acara tersebut, dihalaman Polres Aceh Selatan, dihadiri Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, para asisten, dinas terkait dan Forkopimda.
Dan yang terlibat dalam barisan tersebut, selain TNI-POLRI juga terdapat pasukan Brimab dan Dinas Perhubungan termasuk Linmas dan Pimpinan Parpol dan ormas berlangsung lancar.
Apel kesiapan TNI-POLRI dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019 tersebut langsung dipimpin Kapolres Aceh Selatan, Dedy Sadsono, ST didampingi Dandim 0107 Aceh Selatan, Letkol Inf R. Sulistia Herlambang HB, membacakan sambutan Menko Polhutkam.
Membacakan sambutan itu secara bergantian, mengatakan dalam kesempatan ini merupakan kehormatan dan kebanggaan saya pribadi selaku Menko Polhukam diberikan kepercayaan menjadi pimpinan apel bersama-sama dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk berdiri dihadapan para prajurit TNI-POLRI.
Kemudian dihadapan para anggota Linmas, Ormas, dan Potmas melaksanakan apek kesiapan TNI-Polri dan komponem bangsa lainnya dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019.
Pada tanggal 17 April 2019 nanti, akan berlangsung pemilu serentak, yang merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tinggal sejarah, karena dilaksanakan secara serentak.
Dalam hal tersebut ada lima jenis, yakni pemilihan dalam waktu yang bersamaan.
Sebab katanya pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia Internasional.
Terkait dengan itu, apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidaritas politik dengan demokratis dan berintagritas dalam rangka memilih pimpinan nasionalnya, ucapnya.
Disini Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, saat diwawancara wartawan, ia mengimbau kepada masyarakat Aceh Selatan, untuk dapat sama-sama keluar pada TPS masing-masing tempat untuk menggunakan hak suaranya.
“Bila kita tidak menggunakan hak suara, kita akan rugi sebagai bangsa Indonesia, untuk lima tahun kedepan,” ujarnya.
Masyarakat jangan takut, karena kami sebagai pihak keamanan TNI-POLRI menjamin keamanan, tuturnya.(Zulmas/iqbal)


