Blangpidie | Realitas – Memperingati maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kenduri dan menyantuni para anak yatim di Mesjid Agung, Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Senin (4/2/2019).
Acara yang berlangsung khidmat itu, dihadiri Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, Wakil Bupati Muslizar MT, anggota DPR RI asal Aceh Irmawan, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinkab), para asisten, staf ahli, kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), Camat, Keuchik hingga ratusan warga setempat.
Peringatan kelahiran nabi semakin semarak saat ustadz DR Tgk H Amri Fatmi Anzis LC MA, dari Banda Aceh menyampaikan ceramah agama terkait perjuangan Nabi Muhammad SAW serta kisah tauladannya.
Kegiatan itu juga diisi dengan santuan terhadap anak yatim dan dimeriahkan dengan lantunan zikir.
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengatakan, momentum peringatan maulid Nabi Muhammad SAW harus dapat dijadikan sebagai momentum mengevaluasi diri dari apa yang telah dilakukan selama ini dengan terus emupuk ukhuwahIslamiyah.
Peringatan maulid di dalam Masjid Agung ini merupakan kali pertama dilaksanakan pasca proses pembangunan masjid tersebut dilanjutkan.
Meski dalam kondisi yang belum rampung seratus persen, namun hal itu menjadi kepuasaan tersendiri bagi bupati termasuk warga Abdya.
Menurutnya, masjid ini merupakan masjid ummat, jadi harus dijaga, dirawat dan dimakmurkan secara bersama dengan maksimal.
Diupayakan proses pembangunan masjid ini akan rampung di tahun 2019 dengan tambahan anggaran mencapai Rp 29 miliar.
“Sebenarnya saya dalam kondisi kurang sehat, namun saya sangat bersemangat karena pelaksanaan maulid tahun ini sudah bisa di dalam Masjid Agung Abdya, insyaallah proses pembangunannya tuntas tahun ini,” terangnya.
Ditambahkan, di kompleks masjid tersebut nantinya akan dilengkapi dengan Islamic Center, bahkan semua instansi yang berkaitan dengan keistimewaan Aceh akan berkantor dalam kompleks Masjid Agung Abdya tepatnya di kawasan Desa Seunaloh Kecamatan Blangpidie.
Sementara itu Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya, Rajuddin mengatakan, peringatan maulid tahun ini memang sengaja dilaksanakan di dalam Masjid Agung guna lebih semarak bahkan antusias masyarakat juga sangat tinggi.
Sebab, telah sejak lama masyarakat mengharapkan masjid ini dapat segera difungsikan.
“Selain diisi dengan ceramah agama, maulid kali ini juga dimeriahkan dengan lantunan zikir serta santunan anak yatim, terakhir makan bersama di kompleks masjid bersama dengan anak yatim,” paparnya singkat. (Syahrizal/iqbal)



