31619 KALI DIBACA

Dandim 0102 Pidie Sosialisasi Dan Beri Motivasi Siswa-Siswi Sekolah Yang Cita-Citanya Jadi Prajurit

Dandim 0102 Pidie Sosialisasi Dan Beri Motivasi Siswa-Siswi Sekolah Yang Cita-Citanya Jadi Prajurit
example banner

Pidie | Realitas – Bertempat di Aula Yudha Makodim 0102 Pidie Gampong Lampeude Baro Kecamatan Pidie Jalan Prof A. Majid. Ibrahim Sigli, Komandan Kodim 0102 Pidie Letkol Arm Wagino SE saat di wawancara oleh Wartawan Realitas menyampaikan memberikan sosialisasi penerimaan prajurit TNI baik Tamtama, Bintara dan Perwira kepada siswa-siswi SMA yang ada di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, lanjut Dandim, Minggu (24/02/2019).

Mengawali Sosialisasi, dalam sambutannya dihadapan para Siswa Siswi dan Guru pendamping yang hadir dan mengikuti kegiatan ini, Dandim menceritakan latar belakang kehidupan keluarga serta sejarah bagaimana Dandim bisa menjadi prajurit, katanya.

Yang mana dalam ceritanya Dandim menjelaskan bahwa beliau berasal dari keluarga sederhana dan mempunyai sembilan bersaudara yang tinggal di sebuah desa di Provinsi Jawa Tengah tepatnya di wilayah Kabupaten Kebumen, ucapnya.

Lebih lanjut Komandan Kodim 0102 Pidie meneruskan ceritanya bagaimana awal mula bisa menjadi seorang Prajurit, berdasarkan dari melihat brosur tentang penerimaan prajurit dan keyakinan mampu mengikuti seleksi, Dandim mempersiapkan segala berkas administrasi yang dibutuhkan dan berangkat dengan meminta izin kepada orang tua dengan berbohong berangkat kursus sebagai bahan melamar pekerjaan, pesannya Dandim.

Dandim juga meluruskan ceritanya, berbohong minta izin untuk berangkat kursus, bukan mendaftar menjadi seorang prajurit ini dilakukan karena Dandim tidak ingin membebani fikiran kedua orang tuanya, dimana pada saat itu beredar bahwa untuk menjadi seorang prajurit harus menyediakan sejumlah uang agar bisa lulus, kisahnya.

Dari cerita dan di penutup Wawancara Dandim dengan ikhlas dan senang hati yang di sampaikan tersebut, Dandim ingin termotifasi dan memberikan pemahaman kepada para Siswa dan Guru yang hadir bahwa untuk menjadi seorang prajurit, bukan menyediakan sejumlah uang agar bisa lulus, hal tersebut di buktikan Dandim saat mendaftar menjadi seorang prajurit tidak mengeluarkan biaya sedikitpun untuk kelulusan dan sebaliknya untuk menjadi seorang Prajurit, Dandim menyampaikan selain harus mempunyai keinginan dan motivasi yang kuat, para siswa-siswi juga harus mempersiapkan, bahan administrasi, kondisi kesehatan dan fisiknya, serta belajar pelajaran akademik,”tutupnya.

Untuk Sementara itu, Perwira Personil Kapten Inf Rusli menjelaskan bahwa, kegiatan sosialisasi tentang penerimaan prajurit TNI ini diberikan kepada siswa-siswi dan para Guru yang hadir agar mereka mendapatkan informasi yang jelas dan benar tentang penerimaan prajurit TNI.

Lebih lanjut Pasi Pers menjelaskan bahwa untuk dapat menjadi seorang Prajurit, Siswa-siswi harus mempersiapkan diri baik fisik dan mental, adapun tes fisik yang akan dihadapi untuk masuk sebagai prajurit TNI terdiri dari kesegaran A yakni lari dan kesegaran B meliputi Shit Up, Pull Up, Push Up, dan Shuttle Run, yang semuanya harus dilaksanakan dan harus mendapat nilai standar yang telah ditentukan.

Seperti apa yang disampaikan, Dandim dengan ceritanya tadi bahwa untuk masuk menjadi prajurit TNI, tidak dipungut biaya, sebaliknya bila ingin lulus menjadi prajurit TNI, persiapkan diri dengan matang, kerja keras dan kesungguhan.

Adapun yang hadir dalam kegiatan ini terdiri 200 orang Siswa-Siswi Sekolah Tingkat SMA di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, 50 orang Guru pendamping serta jajaran Babinsa pendamping dari Koramil Jajaran Kodim 0102/ Pidie, pungkasnya. (Zoni Jamil/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS