35219 KALI DIBACA

Polisi Resort Langkat Ringkus Penyelundupan Narkoba Sebnayak 220 Kg

Polisi Resort Langkat Ringkus Penyelundupan Narkoba Sebnayak 220 Kg
example banner

Sumatera Utara | Realitas – Polres Langkat berhasil menangkap 2 orang yang berusaha menyelundupkan 220 Kg ganja ke Jakarta ternyata merupakan mertua dan menantu.

Keduanya adalah Maimun Saleh (58), warga Perumahan Bumi Kartika Asri, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jabar dan menantunya, Gitohani (29) warga Blok Lebak, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jabar.

Kepada wartawan, kedua tersangka mengaku nekad membawa 220 Kg narkoba jenis ganja dari Aceh ke Jawa Barat karena terlilit hutang.

“Dibayar 15 juta rupiah sampai Jakarta, menantu saya tidak tahu tapi bagaimana lagi gak ada yang mau ngawani,” ujar Maimun Saleh yang juga bekas supir truk lintas Aceh-Jakarta itu, Senin (28/1/2019).

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Langkat, AKBP Doddy Hermawan SIK mengatakan ini merupakan penangkapan Sat Narkoba Polres Langkat yang terbesar di awal tahun 2019.

AKBP Doddy melanjutkan penangkapan ini berawal saat personil Sat Narkoba bersama jajaran Sat Lantas Polres Langkat melakukan razia di Jalan Lintas Sumatera-Aceh, tepatnya di depan Pos Polisi Besitang, Desa Halaban, Kecamatan Besitang.

Saat itu melintas satu unit mobil Mercy bewarna hijau dengan nomor polisi F 1829 EX yang dikemudikan tersangka Maimun Saleh (58).

Kemudian petugas memberhentikan dan menggeledah isi mobil.

Di dalam mobil tersebut, petugas menemukan 120 bal daun ganja kering seberat 120 kilogram yang dibalut lakban warna coklat.

Beberapa saat kemudian, lanjut Yunus, melintas mobil Hyundai Avage berwarna hitam nomor polisi B 1294 WFF yang dikemudikan Gitohani.

Dari mobil ini petugas mengamankan 100 bal daun ganja seberat 100 kilogram.

“Jadi dua tersangka ini mengendarai mobil yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk mengelabui petugas,” terangnya.

Barang ini diperoleh kedua tersangka dari kawasan Aceh Utara dengan upah sebesar Rp 15 juta.

“Uang diterima jika barang sampai di Jakarta,”sebutnya.

Kini mertua dan menantu itu meringkuk di sel tahanan Mapolres Langkat.

“Kedua tersangka kita jerat dengan Pasal 115 ayat 2 subsider 111 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati,”pungkasnya.

Selanjutnya Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan Sik mengucapkan terima kasih atas kerjasa sama anggota yang solid dan bersungguh sungguh melaksanakan tugas Kapolres Juga mengapresiasiasikan Anggota yang sudah berhasil mengungkap peredaran kasus narkoba di wilayah hukum Polres Langkat,”tutup Kapolres. (trb/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS