141819 KALI DIBACA

Polisi Gagalkan Penyeludupan Sabu Dari Malaysia

Polisi Gagalkan Penyeludupan Sabu Dari Malaysia
example banner

Jakarta | Realitas – Pihak kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan 22 kilogram sabu asal Malaysia yang akan dibawa dari Aceh menuju Medan.

Tak hanya menyita 22 kilogram sabu, petugas kepolisian juga berhasil meringkus enam orang anggota jaringan penyelundup narkoba.

Keberhasilan ini berawal dari penangkapan ZNL dan TMS pada tanggal 8 Desember lalu di Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara.

“Mereka berdua kurir yang membawa sabu dari Aceh menuju Medan, dari tangan tersangka kami amankan lima paket sabu seberat lima kilogram,” ucap Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto, Jumat (14/12/2018).

Dari hasil pengembangan, polisi kembali mengamankan dua orang tersangka berisinial MWD dan HSN di daerah Langsa, Aceh.

“Keduanya berperan membantu proses pengiriman sabu dari Aceh menuju Medan,” ujarnya di Kantor Dittipid Narkoba, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Setelah menangkap keduanya, petugas kepolisian langsung melakukan penggeledahan di kediaman MWD yang beralamat di Desa Giri Palo Igeuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

“Kami temukan 17 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam ban serep mobil Pajero,” kata Eko.

Kemudian, petugas kembali melakukan pengembangan dan berhasil meringkus dua orang tersanga lainnya berinisial SD dan JNL.

SD berperan sebagai penjemput barang haram di perairan Mayak Payed, Aceh dan setelah sampai di darat langsung menyerahkan narkoba itu kepada tersangka JNL.

“JLN sempat melarikan diri dan berhasil kami tangkap di Pesantren Abi Leman Simpang Tiga, Aceh Tamiang, Aceh,” ucap dia.

Dikatakan Eko, berdasarkan pemeriksaan terhadap keenam tersangka, pengendali jaringan tersebut ialah BM yang sampai saat ini masih buron.

“Keenamnya diperintahkan oleh BO yang sampai saat ini masih buron,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, keenam tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 subsidair Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (tribunnews/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS