168819 KALI DIBACA

Keselamatan Pengendara Terancam, Jalan Lintas Di Lembah Sabil Berlubang

Keselamatan Pengendara Terancam, Jalan Lintas Di Lembah Sabil Berlubang
Foto : Realitas/Syahrizal Jalan lintas penduduk di Kecamatan Lembah Sabil, Abdya, rusak dan berlubang. Foto Senin (22/10/2018)
example banner

Blangpidie | Realitas – Jalan lintas desa di Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berlubang dengan diameter lebih kurang satu meter, sehingga pengendara yang akan melintasi kawasan itu harus berhati-hati agar tidak terperosok kedalam lubang sedalam 30 centimeter tersebut.

Jalan penghubung antara Desa Meunasah Tengah dengan Tokoh II itu, merupakan akses penduduk dalam Kecamatan Lembah Sabil untuk menuju pusat perbelanjaan di Kecamatan Manggeng.

Bahkan petani setempat juga menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil gabah ketika musim panen padi tiba, apalagi hamparan sawah dilokasi tersebut sangat luas hingga mencapai puluhan hektare.

“Tidak ada jalan lain untuk mengangkut hasil panen, hanya ini satu-satunya.

Untuk itu, kami berharap lubang jalan segera diperbaiki,” ungkap Jamal, salah seorang petani kepada wartawan, Selasa (23/10/2018) dilokasi tersebut.

Dikatakan Jamal, jalan dengan panjang lebih kurang satu kilometer itu, pernah diaspal pada tahun 2006 silam.

Seiring berjalannya waktu, usia aspal yang terpoles dibadan jalan tidak sanggup menahan berat beban kendaraan hingga sekerang ini.

Kerusakan jalan semakin parah ditambah lubang menganga yang sangat besar.

Warga kesulitan untuk melintas, apalagi kalau menggunakan kendaraan roda empat, maupun roda 3.

“Bahkan beberapa waktu lalu, lubang itu pernah memakan korban hingga mengalami luka serius,” sebut Jamal.

Cuaca hujan deras, membuat lubang jalan tidak terlihat saat pengendara melintasi kawasan itu pada waktu malam.

Akibat guyuran hujan, lubang jadi tergenang dan tidak terlihat.

“Sepasang suami istri terperosok dan jatuh. Keduanya terpaksa dirawat di Puskesmas Manggeng, karena mengalami luka-luka dan terkilir.

Namanya pak ilham dan bu rasyidah, warga desa tetangga,” ungkap Jamal mengulang duka dalam peristiwa itu.

Nyakman, warga lainnya di lokasi yang sama berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan harapan warga dan petani itu, agar mudah dilalui dan tidak lagi memakan korban.

“Seandainya belum bisa diperbaiki secara keseluruhan, paling tidak dilakukan tambal sulam.

Terutama menutup lubang jalan tersebut,” demikian harapnya.(Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS