34219 KALI DIBACA

Polres Metro Jakarta Selatan Buru Dalang Pengeroyokan ABG 16 Tahun Di Kebayoran Lama

Polres Metro Jakarta Selatan Buru Dalang Pengeroyokan ABG 16 Tahun Di Kebayoran Lama
example banner

Jakarta | Realitas – Polisi saat ini tengah memburu dalang atau otak dibalik kasus pengeroyokan Ari Haryanto (16) hingga tewas di depan Belleza Jalan Jenderal Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, selain 10 orang remaja yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan Ari. “

Masih ada satu pelaku lainnya yang tengah diburu.

Dia merupakan dalang di balik aksi pengeroyokan terhadap korban,” kata Kombes Pol Indra pada wartawan Kamis (6/9/2018).

“Awalnya itu salah satu seniornya (para pelaku) berinisial IA ini yang memulai, dia berkomunikasi dengan adik-adik juniornya dan pihak korban juga untuk bertemu di suatu tempat yang sudah ditentukan untuk melakukan tawuran,” lanjut Kombes Pol Indra pada Wartawan, Kamis (6/9/2018).

Adapun IA yang baru lulus SMA itu, kata Kombes Pol Indra, mengajak adik-adiknya berkumpul dahulu di kawasan Gusuran Donat, tepatnya di dekat SMPN 267 Ulujami melalui WhatsApp dan Instagram.

Tidak lama, dia pun mengajak puluhan juniornya ke tempat yang ditentukan untuk melakukan tawuran dengan pihak korban.

Adapun kelompok pelaku itu, menurut Kombes Pol Indra, bernama Gank Sparatiz yang berasal dari sekolah di kawasan Jakarta Selatan, sedang kelompok korban bernama Redlebbles yang berasal dari sekolah di kawasan Jakarta Barat.

Saat tiba di tempat yang ditentukan, mereka pun melakukan aksi tawuran.

“Kelompok pelaku ini berarak-arakan naik sepeda motor dengan membawa sajam, stik golf, dan air keras.

Saat di lokosi itu terjadilah tawuran, tapi korban saat itu tertinggal dari kelompoknya yang kabur, oleh para pelaku dikejar dan ditabrak,” tutur Kombes Pol Indra.

Kombes Pol Indra menerangkan, korban pun terjatuh, saat itulah para pelaku lalu melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga tewas meski korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdakat oleh temannya.

Dalam kasus ini, polisi menyita tiga celurit, satu arit, motor pelaku yang dipakai untuk menabrak korban hingga terjatuh di jalanan. ( H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS