39219 KALI DIBACA

Pembahasan Rancangan Qanun KUA PPAS Abdya Molor Dua Hari

Pembahasan Rancangan Qanun KUA PPAS Abdya Molor Dua Hari
Foto: Realitas/Syahrizal Para anggota Banggar bersama TAPK Abdya rehat sejenak hingga menunggu unsur Pimpinan DPRK Abdya hadir untuk membuka rapat pembahasan Rancangan Qanun KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019, Rabu (5/9/2018)
example banner

Blangpidie | Realitas – Rapat Paripurna pembukaan pembahasan Rancangan Qanun Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2019 oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) setempat molor selama dua hari.

Seyogyanya, rapat tersebut sudah dimulai sejak Selasa (4/9/2018) kemaren sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRK setempat.

Bahkan, pada hari kamaren, ruang rapat dilantai dua DPRK kosong tanpa dihadiri unsur terkait yang akan melakukan pembahasan.

Hingga Rabu (5/9/2018) siang sekira pukul 12.00 WIB, pembahasan KUA PPAS di lantai dua gedung DPRK Abdya juga masih molor, lantaran unsur pimpinan DPRK tidak hadir dalam rapat tersebut, termasuk Sekwan.

Padahal, dari unsur pemerintah sudah nampak hadir, seperti Sekretaris Daerah, para asisten dan sejumlah kepala SKPK di Abdya.

“Dari tiga unsur pimpinan DPRK Abdya, satu diantaranya Dinas Luar (DL).

Kalau duanya lagi, kemungkinan akan hadir setelah ba’da Dzuhur nanti.

Apalagi jadwalnya masih panjang hingga tanggal 10 September 2018 mendatang,” kata Zul Ilfan salah satu anggota Banggar usai membatalkan rapat hingga ba’da Dzuhur nanti.

Zul Ilfan menjelaskan, sesuai dengan tata tertib, rapat pembahasan tersebut tidak bisa terlaksana tanpa dibuka oleh salah satu dari unsur pimpinan DPRK Abdya.

“Kalau hanya dihadiri anggota Banggar saja, rapat juga tidak bisa berlangsung.

Harusnya Ketua DPRK yang membuka, baru rapat itu bisa dilanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Julinardi anggota Banggar lainnya mengaku prihatin dengan molornya pembahasan Rancangan Qanun KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019. Pasalnya, semakin lama berlarut-larut, maka akan banyak waktu yang dirugikan.

“Seharusnya sudah dibahas, bukan memperlambat. Karena masih banyak jadwal tugas lainnya yang harus dilakukan pembahasan,” ujarnya.

Sesuai dengan agenda yang diterima wartawan, Pembahasan dua tim antara tim banggar dan TAPK Abdya dijadwalkan dari tanggal 4-10 September 2018.

Sementara rapat penutupan akan berlansung pada tanggal 12 September 2018 sekaligus mendengar laporan Banggar, pemandangan umum fraksi-fraksi, jawaban Bupati tentang laporan banggar dan pemandangan fraksi-fraksi tersebut, pendapat akhir fraksi-fraksi DPRK dan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemkab Abdya dengan DPRK tentang Rancangan Qanun KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019.

Disamping melakukan pembahasan Rancangan Qanun KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019, dua tim juga akan melakukan pembahasan KUA-PPAS APBK Perubahan Tahun 2018 yang dijadwalkan pada tanggal 14-15 September 2018 selanjutnya penutupan pada tanggal 17 September 2018. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS