84619 KALI DIBACA

Ketua KNPI Kota Langsa Zulfan SH MH,Tegur Kadispora Aceh

Ketua KNPI Kota Langsa Zulfan SH MH,Tegur Kadispora Aceh
example banner

Langsa I Realitas – Ketua KNPI Kota Langsa Zulfan SH MH,Tegur Kadispora Aceh

Ketua Dewan Pengurus Daerah,Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD II KNPI) Kota Langsa, Zulfan SH MH, memberikan ultimatum terhadap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh Darmansyah, yang terlalu berpolitik dan menghambat pencairan dana Kongres KNPI di Aceh yang akan digelar Oktober mendatang.

“Kadispora Aceh berpolitik terkait dualisme sudah kelar di Aceh, mengenai persoalan dualisme KNPI Aceh juga telah usai, dan tidak ada alasan mendasar tak mencairkan dana tersebut,” tegas Zulfan di Langsa, Kamis (6/9).

Zulfan, menjabarkan bahwa persoalan dualisme itu sudah selesai sejak Kantor KNPI Aceh yang beralamat di Jambo Tape dan sudah dikembalikan kepada KNPI versi Jamaluddin oleh pihak kepolisian.

“Segala fasilitas kantor, gedung pemuda, kendaraan operasional, kami yang gunakan,dan KNPI versi Zikrullah Ibna itu kantornya masih di Depok, Provinsi Jawa Barat,” papar Zulfan.

Masih menurutnya, dukungan lain juga bisa dilihat dari 70 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda di bawah bendera KNPI Aceh juga berada di belakang Wahyu, bukan KNPI versi Zikrullah Ibna.

“Sebanyak 70 OKP berada di belakang KNPI Aceh yang di ketuai oleh Wahyu Saputra kini dan silahkan panggil OKP dengan menanyakan kepada siapa mereka berpihak,”ujar Zulfan.

“Kami bisa pastikan bahwa seluruh DPD II KNPI Se Aceh juga mendukung Ketua Wahyu, dapat dibuktikan dengan hadirnya bupati dan wali kota se-Aceh dalam setiap kegiatan di daerah oleh KNPI,” terang Zulfan.

“Bantuan dari pemerintah juga selalu diberikan kepada KNPI yang dipimpin oleh Wahyu tanpa dasar menghambatnya,tak hanya itu, setiap kegiatan pemerintahan di Aceh baik eksekutif maupun legislatif selama ini juga selalu melibatkan Wahyu bukan sebaliknya versi Zikrullah Ibna,”tambahnya.

“Bantuan dari pemerintah Daerah sejak tahun lalu diberikan kepada KNPI versi Jamaluddin,sampai hari ini setiap agenda pemerintahan Wahyu Saputra yang diundang,” jelasnya.

Zulfan juga mengungkapkan pengajuan anggaran untuk biaya Kongres KNPI di Aceh itu dilakukan oleh KNPI semasa kepemimpinan Jamaluddin yang sekarang diteruskan kepada Wahyu,”Jadi apa lagi yang dipersoalkan, dimana letak dualisme,”paparnya.

Zulfan SH MH,Selaku Ketua KNPI Kota Langsa juga mengingatkan Kadispora Aceh jika sampai kegiatan Kongres KNPI gagal terlaksana di Aceh hanya karena anggaran tidak dicairkan, maka Dispora Aceh harus bertanggungjawab, dan semua pemuda bakal meminta pertanggungjawaban kepala dinas.

“Kalau anggaran tidak dicairkan dan kongres gagal, maka Kadispora Aceh harus bertanggungjawab dan letakkan jabatan bila tak mampu ayomi pemuda Aceh,” pungkas Zulfan,(ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS