57119 KALI DIBACA

Direktur TI DJKI : Semua Layanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi

Direktur TI DJKI : Semua Layanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi
example banner

Banda Aceh | Realitas – Direktur Teknologi Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI Ir. Razilu, MS.i dalam kegiatan Bimbingan Teknis Layanan Kekayaan Intelektual di Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh mengatakan bahwa semua layanan publik seperti Permohonan Pendaftaran Ciptaan (e-Hak Cipta) dan Layanan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual (e-filing Merek, Paten dan Desain Industri) dilakukan secara online dan Berbasis Teknologi Informasi.

Pelayanan secara online tersebut dilakukan sebagai bentuk inovasi dalam pemberian layanan bagi masyarakat agar penyelesaian pendaftaran dan pencetakan sertifikat Hak Cipta dapat dicetak dalam waktu yang sangat cepat, demikian ungkap Direktur TI dalam paparan awalnya sebagai narasumber pada kegiatan Bimtek Layanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi di Aula Cut Nyak Dhien Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Jumat (21/9/2018).

Dalam paparannya Direktur TI ini menguraikan beberapa capaian kinerja Ditjen Kekayaan Intelektual yang telah diraih selama ini antara lain penerbitan sertifikat Merek, Desain Industri dan Paten serta Surat Pencatatan Hak Cipta ditandatangani langsung oleh Direktur Jenderal KI secara elektronik.

Selama ini Ditjen KI terus melakukan pengembangan aplikasi e-Indikasi Geografis untuk memudahkan pemohonan dalam mendaftarkan Indikasi Geografisnya secara online, ungkap Razilu.

Menurutnya sejak tanggal 17 Januari 2018 Ditjen KI tidak lagi menerima permohonan pencatatan ciptaan secara manual dan memberikan kesempatan kepada pemohon agar beralih ke pencatatan ciptaan secara elektronik melalui e-hakcipta, pungkas Direktur Teknologi Informasi Ir. Razilu, MS.i

Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh H. Agus Toyib, Bc.IP, SH. MH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Drs. Meurah Budiman, SH. MH pada acara Pembukaan Bimbingan Teknis Layanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi, mengatakan bahwa jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh sangat bangga terhadap prestasi yang diraih Direktorat Jenderal KI selama ini, berbagai inovasi kreatif yang diciptakan telah melahirkan karya yang besar antara lain dalam pengembangan e-Hak Cipta dan e-filing Merek, Paten dan Desain Industri.

Ditjen KI juga berhasil mendapat penghargaan TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta dalam tahun 2018 Ditjen KI memperoleh penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik untuk Pencatatan Hak Cipta Online dengan Teknologi Kriptografi, kata Kakanwil.

Hadir dalam acara pembukaan Bimtek Layanan KI tersebut Direktur Teknologi Informasi Ditjen Kekakayaan Intelektual Kemenkumham RI Ir. Razilu, MS.i, Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh, para pejabat Administrasi, pengawas dan pelaksana pada Kantor Wilayah.

Panitia pelaksana Bimtek Jailani M. Ali, SH. MH dalam laporannya mengatakan peserta Bimbingan Teknis Layanan KI ini berjumlah 40 orang terdiri dari unsur Perguruan Tinggi, Peneliti, Badan Usaha dan pemangku kepentingan lainnya, sedangkan yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Teknologi Informatika Ir. Razilu, MS.i beserta 4 anggota Tim Ditjen Kekayaan Intelektual.

Amatan media ini suasana Bimtek berlangsung dalam suasana hangat karena dirangkai dengan diskusi dan demo cara pendaftaran hak cipta secara online oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS