342819 KALI DIBACA

Di Duga Tak Perduli Gunakan BBM Bersubsidi,Polisi Lakukan Penyelidikan PT Takabeya Perkasa

Di Duga Tak Perduli Gunakan BBM Bersubsidi,Polisi Lakukan Penyelidikan PT Takabeya Perkasa
example banner

Bireun I Realitas –  Di Duga Tak Perduli Gunakan BBM Bersubsidi,Polisi Lakukan Penyelidikan PT Takabeya Perkasa

Polisi sampai saat ini  masih mendalami kasus penyelundupan BBM bersubsidi yang dikosumsi PT. Takabeya,yang kemungkinan akan memanggil pemilik SPBU,Untuk mengusut skandal penjarahan subsidi rakyat oleh adik kandung Bupati.

“Apabila ada perkembangan dari hasil penyidikan tersebut, akan dilaksanakan pemanggilan terhadap pemilik SPBU dan pemilik indusri,” ujar Kapolres Bireuen, AKBP Riza yulianto, SH melalui Kasat Reskrim, Iptu eko Rendi Oktama, SH yang ditemui Media ini di ruang kerjanya,”Rabu (05/September/2018).

Dia mengaku sudah undang pengelola SPBU tersebut an. 38, warga geudong-geudong,dalam kasus tersebut mulai lakukan penyelidikan terkait dugaan penggelapan minyak bersubsidi.

Menurutnya, pengelola SPBU semestinya mengetahui pada aktivitas yang merugikan negara tersebut,sedangkan hingga saat ini kami masih mendalami keterangan dugaan penyimpangan itu, ungkap perwira muda Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, SH. Kepada media ini.

Seperti yang sempat di beritakan media ini angkutan truk milik perusahan besar dan ternama PT .Takabeya Perkasa diduga sampai hari ini masih mengisi bahan bakar solar bersubsidi yang di peruntukkan untuk rakyat kecil.

Anehnya lagi armada perusahaan besar ini terlihat sangat berani mengisi BBM pada siang hari di No 13.242.406 Desa sawang kecamatan peudada Kabupaten Bireuen.

Diduga sampai saat ini seluruh kendaraan operasional dan alat berat perusahaan milik Adik kandung Bupati Bireuen PT. Takabeya Perkasa tak perduli menggunakan BBM bersubsidi.

Padahal semua sudah di sebutkan penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat melanggar Pasal 55 Pasal 56 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara Maksimal 6 Tahun dan denda maksimal Rp 60 miliyar.

Informasi yang diperoleh media ini yang bernama Zurhardi,42 tahun menyebutkan, industri milik Adik Bupati Bireuen selama ini masih saja mengkonsumsi Solar,terutama untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan raksasa tersebut.

Merasa jengkel terkait pemberitaan di media realitas ini pihak perusahaan Direktur Utama PT. Takabeya Perkasa, H. Mukhlis, A.Md, terpaksa melaporkan akun facebook Epong Reza ke polisi, karena dinilai telah mencemarkan nama baiknya.

Diduga ada oknum wartawan peliharaan yang membisik dan mengarahkan adik bupati ini, untuk melapor pemilik Facebook yang tidak lain wartawan Media Realitas.

Laporan tersebut dilakukan kuasa hukum Mukhlis, Guntur Rambe, S.H.,M.H ke Polres Bireuen, Selasa (4/9/2018) petang,(M. Reza/ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS