Berkedok Untuk HUT RI Ke 73 Bupati Bireun Saifannur Legalkan Pungli.

oleh -255.759 views

Bireun I Realitas – Berkedok untuk Hut RI ke 73 Bupati Bireun Saifannur Legalkan pungli di daerahnya.

Polemik aksi pemungutan liar (Pungli) ratusan juta dana desa, dana BOS, gaji bidan PTT, serta berbagai sumber lainnya yang ditarik tanpa aturan (Ilegal), di Kabupaten Bireuen akhirnya berlangsung aman dan lancar, setelah tindakan itu diduga sudah disetujui Forkopimda dan diaminkan oleh Bupati H Saifannur.

Dalihnya, sumbangan untuk biaya perayaan HUT kemerdekaan RI ke 73 Kini semua kembali normal dari seluru 17 Kecamatan kini menjadi drakula penghisam darah, setelah pemerintah melegalkan semua aksi, pegutipan liar tersebut.

Setelah beberapa hari Bupati Bireuen Saifannur melegalkan hal tersebut sampai saat ini.

Beberapa Kecamatan menaikan tarif dari Satu juta, menjadi satu juta lima ratus Ribu rupiah perkepala desa.

Hal tersebut diakui salah satu kepala desa di Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen.

Begitu juga dengan Pernyataan tegas itu, disampaikan Suhaimi hamid anggota Komisi A DPRK Bireuen.

Kutipan liar jangan dibiarkan sekecil apapun itu, karena itu akan memberikan peluang kepada ASN untuk melakukan praktek-praktek korupsi dimasa yang akan datang.

Seharusnya Bupati harus mencari cara lain, jangan semata-mata untuk kepentingan 17 agustus megambil langkah agar dapat melakukan kutipan liar seperti itu.

Dirinya melanjutkan seharusnya Bupati memanfaatkan dana yang Sudah di Anggarkan Dari APBK, murni untuk kegiatan HUT RI yang ke 73. Sekitar 700 Juta.

Bukan malah meminta dana kepada Kepala Desa, dan dana BOS, gaji bidan PTT, serta berbagai sumber lainnya dan itu pembelajaran yang tidak bagus yang dilakukan oleh seorang pimpinan.

Ketua SPMA Yusri, S.sos kepada Media ini Sabtu (4/8/2018) megecam keras terkait penyataan Bupati Bireuen, Yang melegalkan aksi pungli tersebut dirinya megatakan seharusnya Bupati Bireuen, tidak megeluarkan pernyataan seperti itu, yang membuat masyarakat sendiri mulai bertanya-tanya terkait pernyataan Bupati Bireuen, dan jangan menghalalkan segala cara untuk meraut rupiah, serta Seharusnya Bupati Bireuen harus Bijak dalam berkomunikasi dengan baik kepada publik, ujar Yusri menutup keterangan nya.
(M.Reza)