AJI Kecam Pelecehan Profesi Jurnalis

oleh -253.759 views
Ketua AJI Bireun Bahrol walidin

Bireun I Realitas – Menyikapi polemik yang melecehkan profesi jurnalis, melalui komentar akun facebook Edi Ika Kasah sehingga timbul reaksi kemarahan pekerja media di Bireun. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengecam keras pernyataan oknum tersebut.

Sejumlah pengurus AJI Bireun merasa kesal, terhadap komentar kasar yang dilontarkan oknum Keuchik di Kecamatan Juli. Sehingga, persoalan ini perlu ditindak lanjuti. Karena, selain telah menghina tugas pewarta, juga terkesan tidak manusiawi.

Pasalnya, dalam diskusi di media sosial Facebook. Edi Ika Kasah yang diketahui sebagai relawan PMI Cabang Bireuen, saat membahas masalah OTT Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Menulis kalimat “Wartawan Haleeu Darah, Sebab Jeut Keu Lalat Mirah”(wartawan halal darahnya karena menjadi lalat merah)’’.

Komentar tendensius itu, ditengarai akibat kekesalan oknum tersebut kepada insan pers. Karena memberitakan kasus OTT pejabat Aceh. Padahal, informasi ini merupakan hak publik yang harus diungkapkan secara objektif.

“Beberapa pengurus AJI Bireuen merasa masalah ini harus diluruskan. Karena, di dalam negara kita, tidak ada satupun manusia yang halal darahnya. Apalagi jurnalis yang dilindungi undang-undang, bekerja demi kepentingan masyarakat luas,”ungkap Ketua AJI Bireuen Bahrul Walidin kepada wartawan, Sabtu (7/7/2018).

Ironisnya, komentar tak beradab tersebut dikemukakan oleh seorang kepala desa. Sehingga, AJI merasa perlu diklarifikasi jika tidak persoalan ini harus diproses ke ranah hukum,”Sebaiknya yang bersangkutan mengklarifikasi komentar itu, namun apabila tidak dilakukan dalam waktu 1 X 24 jam, maka kami bersama seluruh wartawan di Bireuen, akan melaporkan ke polisi guna diproses hukum,”sebutnya.(M.Reza)