109619 KALI DIBACA

Aceh Selatan Kembali Raih Lagi Opini WTP Ke-III

Aceh Selatan Kembali Raih Lagi Opini WTP Ke-III
example banner

Tapaktuan | Realitas-Kabupaten Aceh Selatan sudah berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sejak tahun tahu 2016 dan tahun 2017 meraih Opini WTP.

Namun alhamdulillah pada tahun 2018 yang bertepatan pada pertengahan bulan suci Ramadhan, Aceh Selatan kembali meraih opini WTP yang Ke-III tahun anggaran 2017.

Atas keberhasilan tersebut, pada hari Senin (28/5/2018) Badan Pemeriksaan Keungan (BPK)-RI perwakilan Provinsi Aceh di Banda Aceh, menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2017 kepada Kabupaten Aceh Selatan.

Juga ikut serta mendapat Opini WTP yakni,  Kota Subulussalam, Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Tengah.

Itu merupakan pemeriksaan terhadap LKPD tahun anggaran 2017 atas pertanggungjawaban Pemerintah daerah pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2017 lalu.

Menurut keterangan Kabag Humas Sekdakab Aceh Selatan, Masriadi, S.STP, M.Si kepada media ini Selasa (29/5/2018), penyerahan LHP atas LKPD TA 2017 diserahkan langsung oleh kepala perwakilan BPK Provinsi Aceh, Isman Rudy, SE, MM kepada Bupati Aceh Selatan, Dedy Yuswadi, AP dan didampingi Ketua DPRK Aceh Selatan T. Zuhelmi.

Dikesempatan itu, Kepala BPK.RI perwakilan Provinsi Aceh, Isman Rudy menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan.

“Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan,” aparnya.

Terangnya pemeriksaan keuangan tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan (fraud) dalam pengelolaan keuangan. Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, khususnya yang berdampak adanya potensi dan indikasi kerugian negara maka hal ini harus diungkap dalam laporan hasil pemeriksaan.

Dalam batas tertentu terkait materialitasnya, hal ini mungkin mempengaruhi opini atau mungkin juga tidak mempengaruhi opini atas kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.

Lebih lanjut kepala BPK Prov Aceh ini menjelaskan bahwa opini yang diberikan oleh pemeriksa, termasuk Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai “kewajaran” laporan keuangan bukan merupakan “jaminan” tidak adanya fraud yang ditemui ataupun kemungkinan timbulnya fraud dikemudian hari.

Hal ini perlu disampaikan mengingat masih banyak terjadinya kesalahpahaman oleh sebagian kalangan mengenai makna opini BPK.

Lebih lanjut Isman Rudy juga menyampaikan bahwa prestasi ini akan menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah sehingga akan menjadi kebanggaan bersama yang patut dipertahankan.

Sebab dengan mendapatkan peraihan Opini WTP sangat besar manfaat yang diperoleh dari pemeriksaan ini tidak terletak pada temuan pemeriksaan yang dilaporkan atau rekomendasi yang dibuat tetapi terletak pada efektivitas pimpinan pemerintah daerah dalam menindak lanjuti rekomendasi, serta menciptakan dan memelihara suatu proses dan sistem imformasi untuk memantau status tindak lanjut atas rekomendasi BPK.

BPK mempunyai keinginan yang kuat agar pimpinan Pemerintah daerah dapat melaksanakan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, ekonomis, efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Penjabat Bupati Aceh Selatan, Dedy Yuswadi, AP menjelaskan atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan terimakasih dan apresiasi  kepada BPK RI perwakilan Aceh atas selesainya pemeriksaan dan penyusunan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah daerah tahun anggaran 2017, BPK terus memberikan bimbingan, pengawasan, didalam perbaikan tata kelola keuangan.

Kemudian, pemerintahan Aceh Selatan, juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran forkopimda  dan para kepala SKPK Aceh Selatan yang senantiasa bekerja keras, disiplin anggaran, pengelolaan dan menata keuangan pada tahun 2017 sehingga membuahkan hasil yang maksimal” papar Bupati Dedy Yuswadi.

Kepala Badan Pengelolan Kekayaan daerah (BPKD) Aceh Selatan, Diva Samudra putra, SE, MM di kesempatan yang cukup berharga juga menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dan semua SKPK serta staf BPKD atas prestasi yang sudah kita raih dengan perolehan WTP ke III, semoga kedepan dapat kita pertahankan dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, profesional, dan dibarengi kerjasama yang lebih baik.(MR.ZULMAS)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS