416819 KALI DIBACA

SPBU Cot Gapu Diduga Seludupkan BBM Subsidi

SPBU Cot Gapu Diduga Seludupkan BBM Subsidi
Deretan truk intercoller milik PT CKA berjejer di SPBU Cot Gapu, saat menguras solar subsidi beberapa waktu lalu

BIREUEN | Realitas -Pihak manajemen stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) No 14.243.427 di kawasan Cot Gapu Bireuen, diduga kerap melakukan tindak kejahatan dalam memasarkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang sangat merugikan masyarakat.

Selain menjual BBM subsidi ke sejumlah perusahaan industri, serta dugaan mengoplos premium untuk dijadikan Pertalite. Manajemen SPBU milik H Darkasy itu juga ditengarai terlibat aksi penyeludupan satu ton premium yang berhasil diungkap kepolisian setempat pekan lalu.

Kasus yang kini ditangani Satreskrim Polres Bireuen, sejak temuan penimbunan di belakang SPBU itu pekan lalu. Rencananya segera diekpose dalam waktu dekat. Namun berdasarkan informasi dari sumber internal kepolisian, mereka berhasil mengamankan satu ton bensin di semak-semak belakang SPBU itu.
“Benar ada temuan puluhan jerigen bensin di belakang SPBU Cot Gapu dan sekarang sedang ditangani sat reskrim,” sebut sumber polisi.

Beberapa waktu lalu sempat mencuat isu dan dimuat beberapa media massa, terkait penjualan Solar ke PT CKA secara sistematis. Puluhan truk intercoller milik H Saifannur S. Sos, setiap hari mengisi tanki lalu dilansir ke pabrik industri itu di kawasan Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan.

Sejumlah awak media yang sempat merekam kejanggalan ini kala itu, lantas menelusuri dan mendapatkan bukti jika truk tersebut memang menguras SPBU tanpa membayar tapi hanya pakai bon saja. Ternyata benar transaksi penjualan BBM subsidi ini diatur secara sistematis di SPBU itu. Beberapa unit truk setiap hari memang hilir mudik dari pagi hingga malam hari, mengisi solar di SPBU guna diangkut ke pabrik industri milik bupati.

H. Darkasy selaku pemilik usaha SPBU Cot Gapu saat dikonfirmasi via seluler membenarkan temuan penyeludupan BBM subsidi di SPBU tersebut .Namun, dia membantah minyak itu miliknya.

Tapi Darkasy mengaku tidak tahu jika ada BBM subsidi yang ditimbun oleh pembeli dibelakang usahanya itu. “Saya benar-benar tak tahu ada penimbunan bensin. Mungkin pembeli yang pakai jerigen menumpuknya di belakang luar komplek SPBU,” sangkalnya. (M. Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS