36619 KALI DIBACA

H Aminullah Usman: Dubes India Menawarkan Kerjasama Bidang Kesehatan

H Aminullah Usman: Dubes India Menawarkan Kerjasama Bidang Kesehatan
Teks Foto: Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, sedang membahas dan menawarkan kerjasama di bidang kesehatan di balai Kota Banda Aceh, Rabu (18/04/18). Pertemuan tersebut Wali Kota juga menawarkan kepada Dubes India didampingi Konsul Jenderal India di Medan, Dr Shalia Shah, kerjasama di bidang Perikanan dan bisa invest di sektor perhotelan.

Banda Aceh I Realitas – Pemerintah Kota Banda Aceh dan India menjajaki kerjasama di beberapa sektor, sektor utama yang dibahas adalah kemungkinan membangun kerjasama dibidang kesehatan.

Hal ini terungkap pada pertemuan Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman SE Ak MM dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, Rabu (18/4/2018) di Balai Kota Banda Aceh. Dubes India datang ke Balai Kota bersama dengan Konsul Jenderal India di Medan, Dr Shalia Shah.

Dubes India menawarkan kerjasama di bidang kesehatan. India yang selangkah lebih maju teknologi di kawasan Asia ingin memberi kesempatan kepada tenaga kesehatan di Banda Aceh untuk melanjutkan study ke India.

Aminullah menyambut baik wacana kerjasama di sektor kesehatan ini dan mengaku tertarik, karena memberi kesempatan meningkatkan kompetensi tenaga medis di Banda Aceh.

“Saya pikir perlu kita pertimbangkan, ini peluang bagus untuk dalam rangka meningkatkan kualitas SDM kesehatan kita.

“Kalau kerjasama ini terealisasi kita akan kirim tenaga medis belajar ke India, kerjasama ini menguntungkan karena kita tidak mengeluarkan biaya. Ini gratis,” ujar Aminullah.

Pemerintah kota Banda Aceh dalam pembahasan ini juga menawarkan kerjasama di bidang perikanan. Katanya Banda Aceh punya potensi sektor perikanan dan tidak tertutup peluang dapat dibangun kerjasama di sektor tersebut dengan Pemerintah India.

Melalui Dubes dan Konsul tersebut, Wali Kota juga mengundang investor India untuk menanamkan modal di Banda Aceh.

“Mungkin bisa investor di sektor perhotelan. Ini prospeknya bagus karena kami sedang gencar-gencarnya mengembangkan wisata Islami. Soal lahan, di Banda Aceh tersedia sejumlah lahan yang strategis, baik milik Pemko maupun lahan milik masyarakat,” jelas Wali Kota.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini diakhiri dengan saling tukar cindera mata. Wali Kota memberikan oleh-oleh berupa tas motif Aceh karya perajin binaan Dekranasda Banda Aceh yang didalamnya juga terdapat kopi Aceh.

Aminullah menyebutkan, kopi Aceh memiliki aroma yang sangat khas dan sudah mendunia. ( Sabri )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS