78219 KALI DIBACA

SD Alur Pinang Samadua Terendam Air, Proses Belajar dan Mengajar terganggu

SD Alur Pinang Samadua Terendam Air, Proses Belajar dan Mengajar terganggu
Kepala Sekolah SD Alur Pinang Samadua, Syahrizal, S.pd terlihat dipintu pagar sekolah memantau kondisi air baik dipekarangan sekolah maupun di parit saluran air di luar pagar sekolah tersebut.MEDIA REALITAS/ZULMAS
example banner

ACEH SELATAN-REALITAS:Akibat diguyur hujan lebat Minggu (4/3/2018) malam Senin, ruangan belajar dimasuki banjir, sehingga proses belajar dan mengajar terganggu.

Kepala Sekolah Dasar (SD) Alur Pinang Kecamatan Samadua, Syahrizal, S.pd melaporkan kepada media ini, Senin (5/3/2018) bahwa sekolahnya sejak hujan semalam mengakibatkan ruang belajar dimasuki air setinggi 20 CM.

Akibat dari itu, yang biasanya pada setiap Senin anak didik dan guru melakukan apel bendera, namun pada pagi itu gagal dilakukan upacara bendera, karena dihalaman sekolah air setinggi 50 CM dan termasuk diruang belajar ikut terendam sehingga pada pagi harinya proses belajar dan mengajar terganggu, katanya.

Tapi bagaimanapun terangnya, dewan guru beserta murid melakukan pembersihan pada ruang belajar termasuk menimba air pada ruang belajar. Setelah itu proses belajar dan mengajar tetap berlangsung. “Tidak diliburkan”.

Sambung Syahrizal, kejadian seperti sekarang bukan hari ini saja, tapi sudah menjadi langganan pada setiap hujan lebat, dikarenakan disamping bangunan sekolah rendah, kemudian saluran pembuang air pada luar pagar sekoh sudah banyak tersumbat.

Ia mengakui, sejak mereka dipercayakan menjadi Kepala Sekolah SD Alur Pinang Samadua, kejadian ini sudah melaporkan dan sekaligus mengusulkan proposal ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan.

Hingga kini belum ada realisasinya untuk dilakukan pembangunan mempertinggi lantai ruangan dari sekarang. Mudah-mudahan tahun 2018 ini, bisa direhab, harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Martunis, S.pd dihubungi mengakui ia sudah turun kesekolah tersebut, dan ia sudah melaporkan ke pihak PU. Karena saya lihat akibat tergenangnya air tersebut, parit pembuang air yang kurang mampu menampungnya, namun sampai kini belum ada realisasinya.

“Bila parit itu sudah dibangun nantinya, kita akan lihat lagi kondisi sekolah, bila masih juga srkolah itu terendam, kita akan programkan untuk meninggikan lantai ruang belajar, katanya singkat.MEDIA REALITAS/ZULMAS

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS