Cegah Masuknya Narkoba dan HP, Lapas Lhoksukon Gelar Razia Mendadak Gabungan TNI-Polri

oleh -1.759 views

LHOKSUKON | REALITAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon kembali memperketat pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba dan penggunaan telepon seluler (HP) di dalam lapas. Razia mendadak dan acak digelar dengan melibatkan unsur TNI dan Polri, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB tersebut menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Petugas Lapas Kelas IIB Lhoksukon bersama personel Polsek Lhoksukon dan Koramil Lhoksukon melakukan penggeledahan secara acak sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Penggeledahan dilakukan dengan menyisir sejumlah kamar pada blok hunian WBP. Pemeriksaan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi keberadaan berbagai barang terlarang, khususnya narkoba dan telepon seluler yang dapat menjadi celah terjadinya gangguan keamanan maupun pelanggaran tata tertib di dalam lapas.

Tak berhenti pada pemeriksaan kamar, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan. Pelaksanaan tes urine tersebut turut dipantau dan disaksikan oleh Kapolsek Lhoksukon bersama personel Koramil Lhoksukon guna memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan secara terbuka dan tertib.

BACA JUGA :  Rifqi Maulana: Polri Tangani Karhutla dari Hulu ke Hilir, Pemadaman, Mitigasi, dan Penegakan Hukum Diperkuat

Dari hasil pemeriksaan urine, seluruh warga binaan yang mengikuti tes menunjukkan hasil negatif narkoba. Tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika berdasarkan sampel urine yang diperiksa dalam kegiatan tersebut.

Dikonfirmasi media, Kalapas Kelas IIB Lhoksukon Muhidfuddin mengatakan, razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan di dalam lapas.

“Razia gabungan ini merupakan komitmen berkelanjutan kami bersama TNI dan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Lapas Lhoksukon. Kami tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap keberadaan barang terlarang, terutama narkoba dan handphone,” kata Muhidfuddin.

Menurutnya, pemeriksaan secara mendadak dan tes urine secara acak menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan kondisi di dalam lapas tetap aman dan kondusif.

“Pemeriksaan secara mendadak dan tes urine secara acak ini adalah langkah konkret deteksi dini demi memastikan lapas benar-benar bersih dan kondusif. Alhamdulillah, hasil tes urine warga binaan yang ditunjuk secara acak semuanya negatif,” ujarnya.

BACA JUGA :  Rifqi Maulana: Polri Tangani Karhutla dari Hulu ke Hilir, Pemadaman, Mitigasi, dan Penegakan Hukum Diperkuat

Muhidfuddin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Lhoksukon dan Koramil Lhoksukon atas dukungan serta sinergi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Lapas, TNI dan Polri diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Polsek Lhoksukon dan Koramil Lhoksukon atas sinergi dan dukungannya dalam kegiatan ini. Kami akan terus melakukan langkah-langkah deteksi dini demi menjaga Lapas Lhoksukon tetap aman, tertib dan kondusif,” tutup Muhidfuddin.

Razia gabungan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan pemeriksaan dan tes urine secara acak ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Kelas IIB Lhoksukon dalam mencegah peredaran narkoba serta masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan. (*)