MEDIA REALITAS – Prediksi PEC Zwolle vs Nijmegen dalam laga Eredivisie, Berambisi meraih kemenangan pertama mereka atas NEC Nijmegen sejak 2017, PEC Zwolle menjamu NEC di MAC³PARK Stadion pada pertandingan pekan keempat hari Sabtu.
Meskipun tim asal Nijmegen belum pernah kalah dari tuan rumah dalam sembilan pertandingan, tim yang berbasis di Zwolle ini berupaya memanfaatkan kemenangan Eredivisie pekan lalu serta upaya NEC di kompetisi Eropa untuk mengakhiri catatan tanpa kemenangan mereka di laga ini.
Kemenangan di Eredivisie jarang diraih oleh Blauwvingers, yang sukses dengan skor 2-0 atas Heerenveen akhir pekan lalu, mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun, tetapi tim asuhan Henry van der Vegt merayakan kemenangan tersebut pada pertandingan terakhir.
Nick Viergever dan Koen Kostons mencetak gol di babak kedua untuk tim tamu, mengakhiri penantian panjang Bluefingers untuk meraih kemenangan tandang di liga utama Belanda.
Sejak kemenangan atas Telstar yang kini terdegradasi pada Agustus 2025, tim asal Zwolle ini belum pernah meraih poin maksimal di laga tandang di Eredivisie, tetapi akhirnya mereka memberi para pendukung tandang mereka alasan untuk bersorak.
Memasuki akhir pekan ini dengan memanfaatkan kesuksesan langka tersebut, pasukan Van der Vegt kini berupaya mengamankan kemenangan beruntun di Eredivisie untuk pertama kalinya dalam setahun, setelah sebelumnya meraih empat kemenangan berturut-turut.
Ketidakmampuan mereka untuk meraih kemenangan beruntun secara konsisten merupakan kelemahan yang mencolok di Zwolle, dan hal ini menjadi tantangan berat melawan tim yang jarang mereka kalahkan dengan mudah.
Meskipun demikian, para pendukung tuan rumah akan percaya bahwa tim mereka bermain melawan NEC pada waktu yang tepat, setelah melihat anak asuh Dick Schreuder secara mengecewakan gagal lolos ke babak kualifikasi Liga Champions musim 2026-27.
Meskipun mereka akan melakukan debut Eropa mereka di Liga Europa, tim asal Nijmegen ini bermimpi untuk tampil di babak utama kompetisi klub utama benua tersebut untuk mencetak sejarah.
Meskipun mereka menghadapi tantangan berat setelah kekalahan 3-1 dari Bodo/Glimt di kandang, kartu merah yang diterima Gonzalo Crettaz setelah tiga menit pertandingan di Bodo membuat tim asal Nijmegen itu membutuhkan keajaiban dengan 10 pemain untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
Setelah pertandingan pekan ketiga mereka melawan SBV Excelsior ditunda untuk memberikan waktu persiapan yang cukup untuk perjalanan berat mereka ke Norwegia, tim Schreuder bahkan tidak memberi diri mereka kesempatan untuk melakukan comeback, malah kebobolan tiga gol lagi sehingga kalah 6-1 secara agregat.
Kini, tim asal Nijmegen itu harus bangkit kembali untuk akhir pekan saat mereka melanjutkan kompetisi andalan mereka di Eredivisie.(*)



