Brimob Polda Riau Bagikan Bendera Merah Putih Mini Dilingkungan SMA Negeri 2 Pekanbaru

oleh -27.759 views

Pekanbaru | REALITAS – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Riau menggelar aksi kemanusiaan dan nasionalisme dengan membagikan 1.000 bendera merah putih mini kepada pengendara sepeda motor dan para siswa-siswi SMA Negeri 2 Pekanbaru, pada Senin, 4 Agustus 2025 Sore yang bertepatan waktu pulang sekolah.

Dengan senyum ramah, para personel Brimob menyapa pengguna jalan dan siswa-siswi, menyematkan langsung bendera merah putih ke kendaraan roda dua dan tas sekolah. Aksi simbolik ini tidak sekadar membagikan bendera, tetapi juga menyebarkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 2 Pekanbaru, Muis, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap aksi inisiatif yang digagas oleh jajaran personel Brimob Polda Riau tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi jajaran Brimob Polda Riau yang telah membagikan bendera merah putih kepada seluruh siswa-siswi kami dan pengguna jalan lain. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan penguatan nilai kebangsaan di tengah-tengah generasi muda,” ujar Muis.

Aksi pembagian bendera oleh personel Brimob Polda Riau ini merupakan kali pertama dilakukan di lingkungan sekolah SMA Negeri 2 Pekanbaru. Antusiasme siswa-siswi terlihat tinggi. Mereka menyambut baik kehadiran Brimob dan merasa bangga menerima langsung simbol negara dari aparat keamanan.

“Momentum ini bukan hanya untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menanamkan bahwa bela negara hari ini bisa diwujudkan dengan hal sederhana yakni mencintai tanah air, menjunjung toleransi, dan giat belajar,” lanjut Muis.

Dalam rangkaian aksi sebelumya, jajaran Satbrimob Polda Riau turut juga memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying. Materi ini disampaikan secara komunikatif dan interaktif, membuka ruang diskusi yang membangun kesadaran kolektif di antara siswa.

“Langkah inspiratif ini menjadi contoh nyata sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan dalam menumbuhkan semangat kebangsaan di era modern. Brimob Polda Riau tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan pembina generasi bangsa,” tutup Muis.

Aksi inisiatif seperti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pendekatan yang menyentuh hati masyarakat, khususnya generasi muda karena Indonesia yang tangguh dimulai dari jiwa-jiwa muda yang mencintai bangsanya dengan sepenuh hati. (Mirza Yamoli)