Irigasi Buyung-Buyung, Berau: Menuju Panen Raya dan Ketahanan Pangan Kaltim

oleh -39.759 views

Kaltim | REALITAS — 29/7/2025 – Kabar gembira datang dari Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau. Proyek jaringan irigasi dan drainase yang sempat menjadi sorotan, kini telah rampung 100% dan siap memberikan dampak positif signifikan bagi sektor pertanian serta ketahanan pangan daerah.

Dengan rampungnya pekerjaan fisik dan konfirmasi dari Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Provinsi Kalimantan Timur, proyek ini diproyeksikan dapat dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat pada akhir tahun 2025 hingga 2026 mendatang, menyusul proses serah terima pekerjaan.

Investasi untuk Produktivitas Pertanian
Pembangunan jaringan irigasi ini merupakan investasi strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk meningkatkan produktivitas pertanian di salah satu lumbung padi Berau. Proyek ini didanai melalui APBD Provinsi dengan total pagu anggaran sebesar Rp 12.5 miliar, dialokasikan bertahap pada tahun 2023 (Rp 5 miliar) dan 2024 (Rp 7.5 miliar). Angka ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dasar yang krusial bagi petani.

Manfaat Nyata yang Akan Dirasakan Masyarakat
Setelah serah terima pekerjaan dilakukan, jaringan irigasi dan drainase di Buyung-Buyung akan berfungsi optimal, memberikan manfaat nyata yang sebelumnya sangat dinantikan:

Peningkatan Produktivitas Pertanian: Dengan pasokan air yang stabil dan terkelola, petani dapat meningkatkan indeks pertanaman dan hasil panen, berkontribusi langsung pada peningkatan pendapatan keluarga.

Ketahanan Pangan Lokal yang Lebih Kuat: Infrastruktur irigasi yang baik adalah tulang punggung ketahanan pangan. Proyek ini akan memastikan ketersediaan pasokan pangan dari hasil bumi sendiri, mengurangi ketergantungan pada daerah lain.

Pengendalian Banjir dan Genangan: Sistem drainase yang terintegrasi akan membantu mengendalikan genangan air di area pertanian maupun permukiman, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga.

Efisiensi Pengelolaan Lahan: Petani akan dapat mengelola lahan mereka dengan lebih efisien dan efektif, mengurangi risiko gagal panen akibat masalah air.

Penyelesaian proyek ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan petani dan memperkuat fondasi ekonomi lokal. Diharapkan, dengan berfungsinya jaringan irigasi ini secara penuh, Kampung Buyung-Buyung akan memasuki era baru pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.(Adam)