Aceh Timur | REALITAS – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Investigasi dan Advokasi Aceh (KANA) Muzakir sangat menyesalkan pernyataan Ketua Panwaslih Aceh Timur Musliadi yang menyatakan anggaran hibbah dari Pemerintah Daerah untuk pengawawan Pilkada sebanyak Rp 11.1 Miliar tidak mencukupi untuk operasional dan kebutuhan rutin Panwaslih.
Kami sangat kecewa terhadap pernyataan tersebut. Seharusnya Ketua Panwaslih Aceh Timur tidak patut mengeluarkan pernyataan demikian, karena kita ketahui bersama bahwa anggaran daerah saat ini dalam kondisi sekarat.
Menurut kami anggaran Rp 11.1 miliar sudah sangat memuaskan untuk oeperasional dan biaya rutin Pengawas Pilkada selama beberapa bulan saja. Anggaran daerah bukan dibutuhkan untuk Pilkada saja, namun banyak persoalan lain di Aceh Timur saat ini yang membutuhkan anggaran.
Jika Ketua Panwasli tidak mampu bekerja dengan angagran yang telah ditentukan di NPHD, lebih baik mundur saja, jangan membuat pernyataan yang tidak masuk akal ditengah kondisi seperti ini.
Jika kita katakan tidak cukup semua tidak cukup, anggaran KIP juga tidak cukup anggaran, tapi mereka tidak pernah berkoar-koar di media. Banyak OPD juga engak cukup anggaran, tapi mereka mengerti dan paham akan kondisi keuangan daerah.
Jika anda ketua Panwaslih merasa dirinya warga Aceh Timur, jangan asal bicara. Berbuatlah untuk daerah ini yang terbaik. Jangan cepat mengeluh dengan serba tidak kecukupan.(*)


