Desa Lingga Berhasil Raih Peringkat Ketiga Dalam Lomba Karnaval

oleh -203.759 views
Desa Lingga Berhasil Raih Peringkat Ketiga Dalam Lomba Karnaval

Muara Enim | Realitas – Dalam rangka memperingati HUT RI Ke -77 Desa Lingga ikuti Karnaval dengan mengusung tema ” ASAL USUL TANJUNG ENIM Atau AYEK HENING.Diselenggarakan hari Selasa 16 Agustus 2022 di Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Usai upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Ke – 77 serta Aubade penurunan bendera merah putih Hari Rabu tanggal 17 Agustus 2022, kemudian pada malam harinya digelar malam ramah tamah dan pembagian hadiah perlombaan yang dilaksanakan, dan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Lawang Kidul. Rabu (17/08).

Dalam beberapa rangkaian dilaksanakan untuk menyemarakkan HUTRI Ke – 77, Desa Lingga mengikuti lomba Karnaval tingkat umum sebanyak 18 regu yang ikut berpartisipasi, sehingga Desa Lingga mendapat juara ke – 3 dalam lomba Karnaval tersebut.

Usai menerima penghargaan berupa trophy tetap yang diwakili Herdianto, dan G.Sajid Al Akbar selaku inisiasi untuk ikut lomba menyampaikan, Alhamdulillah, yang selama Desa Lingga tak pernah muncul, pada HUTRI Ke – 77 tahun 2022 Desa Lingga sebagai juara III,” ucapnya.

Saat awak media minta penjelasan kepada Sajid, ia mengatakan, dengan mengusung tema” ASAL USUL TANJUNG ENIM (MARGA AYEK HENING) , Berdasarkan Naskah Kuno Prasasti Tanduk Kerbau, dengan Berbunyi Kedatangan Ratu Tribhuwana Tunggadewi Kerajaan Majapahit dan Mahapatih Gajah Mada, Serta 9 Adipatih dari Kerajaan Majapahit.

Sajid juga menambahkan, kemudian diutuslah Mahapatih Gajah Mada untuk Memimpin Perairan Sungai Ayek Hening, dari ulu sungai sampe teluk Tanjung Rahman, Daerah Membelah Ikatan ke Tengah Muara Kuang, ditandai Ulu Lematang, di tanahnya Indralaya atas Perintah Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

” DESA LINGGA” menurutnya masyarakat tentu akan bertanya dengan tema tersebut dengan mengutip sejarah berdasarkan dalam naskah kuno dan prasasti yang sudah dilakukan penelitian Tim Arkeologi.

Lanjut G.Sajid Al Akbar, bahwa Desa Lingga dahulu bertempat di Ayek Hening (Sidomulyo Talang ) Sampe ke Muara Lintang ke Teluk Tanjung Rahman, Daerah membelah Ikatan ke tengah Muara Kuang ditandai Ulu Lematang Tanahnya Indralaya, maka berarti asal usul Ayik Hening berasal dari kerjaan Majapahit, bukan dari Kerajaan Sriwijaya,” ucapnya.

Harapnya, Tolong dibuatkan Tugu Naskah Kuno, di Jaga Dua Kujur dari Majapahit dan Kopiah Resam, Payung Berwarna Merah di Pinggiran Payung Warna Kuning, dan juga bisa dibangunkan Rumah Adat Desa Lingga atau museum, sehingga silsilah dan sejarah Tanjung Enim (Marga Ayik Hening) yang telah hilang selama 700 tahun agar dapat dimunculkan kembali,” demikian harap Sajid.

Dikatakan Sajid” saya selaku ketua rumah adat & segenap pengurus rumah adat desa Lingga mengucapkan terima kasih juga kepada Pemdes yg diwakili oleh kepala desa, pemuda pemudi karang taruna, ibu ibu PKK & juga ucapan terima kasih Ujang sebagai pimpinan sanggar meribang Desa Lingga serta kpda seluruh masyarakat Lingga pada umumnya, dimana tanpa mereka semua kita tidak bisa melaksanakan acara karnaval ini dengan baik & bersatu” pungkasnya. (*)