Kemenko Marves Klaim Utang Indonesia Paling Kecil di Dunia

oleh -120.759 views
Kemenko Marves Klaim Utang Indonesia Paling Kecil di Dunia
Kemenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan

Pandeglang | Realitas – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim utang pemerintah Indonesia paling kecil di dunia dibandingkan negara lain.

“Pemerintah Indonesia hanya memiliki utang sebesar Rp7.000 triliun dan merupakan yang terkecil di dunia,” kata Luhut saat Ground Breaking pembangunan tol 3 Cileles – Panimbang di Pandeglang, Banten, Senin (8/8/2022).

Menurut Luhut, utang pemerintah Indonesia hanya 40 persen dari produk domestik bruto (PDB), sedangkan negara maju lainnya mencapai 100 persen dari PDB.

“Kami meminta kepada bapak-bapak dan teman-teman di kabupaten untuk tidak mendengarkan pembicaraan yang aneh dan tidak jelas, karena pemerintah tahu apa yang dilakukan,” jelasnya.
Dijelaskannya, pemerintah Indonesia memiliki utang sebesar Rp7.000 triliun, namun semua utang tersebut produktif. Artinya, seperti utang pembangunan jalan tol, tentu utang itu akan dikembalikan kepada orang yang memberi pinjaman.

Oleh karena itu, jangan sampai proyek tersebut tertipu oleh informasi yang salah dan pemerintah cerdas dan tidak bodoh, kata Kemenko Marves.

Pembangunan yang dilakukan pemerintah tentunya diperhitungkan dengan benar dan tepat, termasuk bagaimana return on investmentnya .

Menurut dia, pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 85 km ini dipastikan akan meningkatkan perekonomian masyarakat Banten. Selain itu, juga mendukung percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Saat ini, pembangunan jalan 33 Km sesi 3 Cileles – Panimbang dapat memanfaatkan pinjaman dari bank China. Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sesi 3 (Cileles-Panimbang) selesai pada 2024.

Untuk itu, Luhut meminta Mulyadi Jayabaya sebagai tokoh Pandeglang bekerjasama dengan masyarakat untuk pembebasan lahan.

Saat ini, kata dia, masih ada sebagian kecil lahan yang belum dibebaskan untuk proyek pembangunan jalan tol tersebut.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak menerima informasi yang aneh-aneh dan mendukung pembangunan jalan tol untuk peningkatan ekonomi masyarakat Banten,” ujarnya.

Dalam peletakan batu pertama atau Ground Breaking pembangunan tol seksi 3 Cileles – Panimbang di Pandeglang, hadir Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, tokoh masyarakat Banten KH Embay Syarief dan Mulyadi Jayabaya. (*)