Aceh Singkil | Realitas – GP Ansor Minta Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Singkil Tangani Pasein Secara Kongrit.
Tim Gugus tugas Covid-19 Aceh Singkil diminta untuk segera melakukan tindakan kongkrit, cepat, terarah serta terpadu yang salah satunya segera mengambil langkah melakukan Karantina kepada 15 pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab yang dikeluarkan oleh Laboratorium Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.
Pasien yang positif Covid-19 sesuai dengan Protokol Kesehatan berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan,
nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Bahwa Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.
a. Jika hasilnya positif :
I. maka Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19.
II. Sampel akan diambil setiap hari.
III. Pasien akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua GP Ansor Aceh Singkil Mufkirul, SH. Kepada Realitas, Rabu (12/08/2020) di Singkil.
” Mereka yang dinyatakan positif harus mendapat perawatan maksimal oleh tim kesehatan penangan Covid-19 bukan membiarkan pasien melakukan isolasi secara mandiri”. ujarnya.
Menurutnya, jika dilakukan isolasi secara mandiri artinya membuka peluang semakin meningkatnya penyebaran Covid-19 karena setiap saat pasien bisa berinteraksi dengan siapapun disekitarnya dan perawatan terhadap pasien juga tidak akan maksimal.
Kita semua berharap semoga pasien yang terpapar Covid-19 segera diberi kesembuhan namun disisi lain penanganan pasien oleh tim gugus tugas penanganan Covid1-9 Aceh Singkil juga harus mengikuti Protokol Kesehatan yang sudah diatur agar pasien yang positif mendapat pelayanan secara baik dan serius sehingga pasien bisa menjalani perawatan secara intensif dan terarah. ucapnya.
Dikesempatan ini, Mufkirul, SH juga mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap tenang serta memperbanyak doa kepada Allah agar Aceh Singkil segera keluar dari situasi ini. (Rostani/Yudi)

