Belum Tuntas Kasus Mayat Tertutup Goni, Kini Muncul Pria Tewas Terikat Rantai

oleh -380.759 views

Medan I Realitas – Belum Tuntas Kasus Mayat Tertutup Goni, Kini Muncul Pria Tewas Terikat Rantai.

Masih ingat dengan misteri mayat pria yang ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan kepala ditutup goni di Deli Serdang? Belum tuntas kasus tersebut, kini muncul lagi kasus mayat ditemukan dengan kondisi kaki terikat rantai di Karo, Sumatera Utara.

Kasus pertama, yakni mayat pria dengan kepala ditutup goni berawal saat ada warga menemukan mayat di bawah jembatan salah satu sungai di Gunung Meriah, Deli Serdang, pada 16 Juni 2020 siang. Pria itu diduga korban pembunuhan.

“Iya (diduga dibunuh). (Ditemukan) sekitar pukul 12.30 WIB, mayat Mr X (belum diketahui identitasnya). Kepala ditutup karung goni plastik dengan diikat tali putih, kedua tangan terikat ke belakang, dan kaki sebelah kanan juga terikat,” ujar Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus, Kamis (16/6/2020).

Firdaus menyebut warga yang melihat mayat kemudian melapor ke kepala desa dan kepolisian. Polisi selanjutnya datang dan melakukan olah TKP serta mengevakuasi mayat.

“Kepala desa kemudian menelepon Kapolsek Bener Meriah, yang langsung turun ke lokasi dan mengamankan barang bukti yang ada,” tuturnya.

BACA JUGA :  Benarkah adik walikota Banda Aceh Beking Kasus tertangkapnya Ajudan Ketua DPR Aceh di Kamar Hotel Banda Aceh

Beberapa hari kemudian, polisi mengungkap ada sejumlah luka yang ditemukan di sekujur tubuh korban. Menurut Firdaus, ada sejumlah luka memar di punggung dan patah tulang di dada pada mayat yang diperkirakan sudah tewas 3 hari sebelum ditemukan di sungai.

BACA JUGA :  Benarkah adik walikota Banda Aceh Beking Kasus tertangkapnya Ajudan Ketua DPR Aceh di Kamar Hotel Banda Aceh

“Ada luka memar di punggung, patah tulang dada, luka di belakang kepala dan luka memar pada tangan kanan,” terang Kompol Firdaus saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/6).

Penyelidikan terus berlanjut. Polisi mengaku kesulitan mengungkap identitas mayat karena tak terdaftar pada data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Polisi menduga hal tersebut terjadi karena pria itu belum melakukan perekaman data e-KTP.

“Penyidik masih kesulitan untuk ungkap identitas korban. Penyidik sudah ke Dukcapil untuk sidik jari korban, tapi data identitasnya tidak keluar,” kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus, saat ditanya soal perkembangan penyelidikan penemuan mayat tersebut, Selasa (30/6).(Dtc/Red)