Bogor I Realitas – Gelandangan dan pengemis (gepeng) mulai bermunculan di kabupaten Bogor sejak di mulai PSBB di berlakukan apalagi di tambah bulan Ramadhan dan di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berkaitan pandemi Corona atau COVID-19.
Berdasarkan pantauan Realitas, Kamis 07/05/2020 gepeng yang datang ke kabupaten Bogor itu mangkal di sepanjang jalan tegar beriman Mayoritas merupakan wanita bersama anak usia 7 tahun keatas yang menggendong anak-anaknya sambil membawa karung dan duduk di trotoar.
Namun selain di Jalan jl.tegar beriman mereka juga bisa ditemui di Jalan sekitar Pakansari, gepeng dan pengemis hadir setiap sore menjelang berbuka puasa ,
Realitas saat mau konfirmasi ke Dinas Sosial terkait menanyakan bantuan sosial dapur akibat pandemi Covid-19 , ke Kepala Bidang Sosial Dinsos Kabupaten bogor tidak di tempat ,
Berdasarkan pantauan realitas gepeng dan pengemis berjumlah sekitar kurang lebih 25 orang setiap hari nya sepanjang jalan tegar beriman , Realitas menemui salah satu gepeng warni (46 ) mengatakan “Mereka itu peralihan dari tempat lain dan ada warga akibat dampak covid -19 , akibat PSBB , diberhentikan dari kerja nya kebanyakan asisten rumah tangga (pembantu).
salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya berkomentar sekilas mengatakan “kami berharap dan memohon kepada pemerintah kabupaten Bogor tolong perhatikan kami, kata nya ada dapur covid dimana dapur nya ,sampai saat ini kami tidak tau bentuk bantuan dampak covid-19 untuk warga, kemana lagi kami mengadu dan meminta perlindungan, warga sangat membutuh kan sembako,” kami lebih baik mati terkena virus Corona dari pada mati kelaparan “,tegas nya
Dalam pantauan realitas kabupaten Bogor kurang perhatian dan ketegasan terhadap warga nya , tidak seperti di wilayah lain lebih ketat, lebih cepat menangani gepeng dan pengemis, walaupun kabupaten Bogor hanya perlintasan kurang tegas jadi mereka bertahan di sini, (Deddy rizqy)



