Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya Menghadiri Sekaligus Membuka kegiatan Sosialisasi Pengawalan Dan Evaluasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkembangan Tahun 2019

oleh -137.759 views

Serdang Bedagai I Realitas – Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya Menghadiri Sekaligus Membuka kegiatan Sosialisasi Pengawalan Dan Evaluasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkembangan Tahun 2019, Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Pengawalan dan Evaluasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkembangan Tahun 2019 yang digelara di Aula Rumah Makan Bayu Lagon Kota Tebing Tinggi, Selasa (12/11/2019).

Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Banua Pane SP M.Si menyampaikan, sebanyak 13 kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut) diproyeksikan akan menjadi wilayah potensial dalam program peremajaan kelapa sawit perkebunan, termasuk salah satunya Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Jika sejauh ini Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sangat membantu mensukseskan program peremajaan kelapa sawit perkebunan rakyat ini sehingga ia optimis target 2000 ha untuk tahun 2020 bisa tercapai. Saat ini sendiri, lanjutnya lagi, sudah terealisasi 700 ha dari target 1.078 ha di tahun 2019,” ujarnya.

BACA JUGA :  Diduga Oknum Kepsek Salah Satu SD di Aceh Timur Digerebek Warga, Dengan salah seorang Guru PAUD, Pihak Terkait Belum Beri Konfirmasi kepada Media

Sedangkan Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya menyampaikan, bahwa harga kelapa sawit yang tidak stabil menjadi permasalahan tersendiri sehingga masyarakat kebingungan memilih antara menanam kelapa sawit atau tanaman potensial lain, seperti misalnya ubi.

“Momen ini kita harapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pembangkit semangat perekonomian terutama mereka yang menggantungkan perekonomian pada kelapa sawit,” ujarnya.

Lanjutnya, perkebunan kelapa sawit yang merupakan 60% dari seluruh jenis kebun di Serdang Bedagai tentu menjadi fakta potensial untuk menyukseskan program peremajaan kelapa sawit ini.

Namun walaupun persentasenya besar, petani sawit di Serdang Bedagai masih kurang pemahamannya dalam proses teknis perkebunan, seperti cara memilih bibit kelapa sawit yang unggul, cara memanen yang masih keliru, dan hal dasar lain yang menyebabkan kurang maksimalnya hasil produksi kelapa sawit.

BACA JUGA :  Pembangunan PAUD SABILIL HUDA Dana Revitilasi Rp.481 juta Lebih Dibangun Asal Jadi Di Gampong Bintah

“Program Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara ini diharapkan sekaligus menjadi ajang edukasi pagi pemilik perkebunan rakyat di Serdang Bedagai. Jadilah pemilik kebun yang serius, bukan ikut-ikutan,” ujarnya.

Terkait dengan perkebunan kelapa sawit, Kadis Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Ir Herawati N MMA menginformasikan kalau peremajaan tanaman kelapa sawit menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat mendongkrak produksi CPO (crude palm oil).

Saat ini luas area sawit di Sumatera Utara mencapai 1,3 juta hektare dan menjadi provinsi dengan luasan lahan sawit terbesar kedua di Indonesia setelah Riau. Produksi CPO mencapai 5 juta ton per tahun.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para peserta dari ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta undangan lainnya. (J.Irwansyah/Yudi)