Ketua HMI Boidatul Khoi: Tidak Ada Dualisme Di Tubuh HMI Cabang Langsa

oleh -462.759 views

LANGSA I Realitas – Ketua HMI Boidatul Khoi: Tidak Ada Dualisme Di Tubuh HMI Cabang Langsa, Ketua HMI Cabang Langsa menegaskan, setelah resmi di lantik oleh ketua Umum PB HMI Pusat, pada 23 Juli 2019 lalu, di Aula Cakra Donya Kota Langsa, tidak ada dualisme Kepemimpinan di HMI Cabang Langsa periode 2019-2020. Kalau ada yang mengaku dirinya pengurus atau Ketua HMI Cabang Langsa itu pengurus Ilegal.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa usai pelantikan, terus fokus untuk melaksanakan program-program yang akan di formulasikan saat Up Grading dan Rapat kerja.

Demikian disampaikan oleh Ketua HMI Cab Langsa Boidatul Khoi kepada Wartawan Media Realitas Sabtu (12/10) di Kantor HMI Cabang Langsa.

Lebih lanjut disampaikan Program-program yang telah di sepakati saat rapat kerja menjadi fokus utama dalam pelaksanaan kegiatan seperti diskusi dan kajian terus terlaksana hampir setiap harinya, HMI Cabang Langsa juga melaksanakan pengajian rutin, setiap Rabu dan Kamis malam dibawah binaan TASTAFI (Tasawuh, Tauhid dan Fiqih) Kota Langsa, yang pematerinya oleh ulama-ulama Kota Langsa, ujarnya.

BACA JUGA :  Peringati HUT ke-81 RI, 341 WBP Lapas Kelas II B Idi Terima Remisi Umum

Menanggapi beberapa issu yang beredar, sejumlah alumni yang juga pengurus MD KAHMI Langsa juga telah melakukan musyawarah pada, Kamis (9/8) malam lalu, yang dihadiri, Marzuki Hamid, Safaruddin, Basri Ibrahim, Zubir Kasim, Nurdin MCH, Marzuki Daud, Iqbal Ibrahim, Zulfan, Muharram, Halid, Mukhtar dan lainnya, menghasilkan beberapa poin, diantaranya, sebagai mana kami ketahui bahwa Konferensi yang ada adalah Konfercab yang menghasilkan, Boidatul Khoi sebagai Ketum HMI Cabang Langsa.

Selain itu, menurut hemat kami kepengurusan, Boidatul Khoi telah memenuhi beberapa alasan mendasar antara lain, Mekanisme pemilihan pada Konfercab XXVI telah sesuai AD/ART HMI. Telah dipilih secara Legitimasi oleh seluruh HMI Komisariat se-kawasan Cabang Langsa. Sejauh ini dalam analisa kami tidak didapati hal-hal yg dapat membatalkan kepengurusan sebagai Ketum HMI Cabang Langsa periode 2019-2020.

“Kami menghimbau kepada adik-adik HMI sekawasan Cabang Langsa segera ber-Islah agar sistem pengkaderan sesuai dengan nilai-nilai identitas kader, untuk segera melakukan konsolidasi dengan HMI Komisariat Se-kawasan Cabang Langsa, agar HMI tetap solid sebagai organisasi pengkaderan, demikian hasil musyawarah tersebut, ujar Baidatul.

BACA JUGA :  Panjat Pinang dan Warisan Belanda Yang Harus ditinggalkan

Boidatul juga Menyampaikan Kembali ” Sejarah telah mencatat pada Tahun ‘1965, dikenal dengan sebutan G30SPKI, Pada masa itu PKI ingin membubarkan dan menghancurkan HMI ” PKI mencoba beberapa langkah yang dimana salah satunya mendoktrin dan menghancurkan pemikiran kader HMI, sebut nya lagi.

Alhamdulillah, dengan tekad Jihad pemimpin dan para petinggi HMI pada masa itu mampu menjaga dan melindungi Khittah dan Marwah Himpunan hingga sekarang ini HMI masih kokoh berdiri dan menyebarkan keislaman dan ke Indonesiaan. Seluruh masyarakat Indonesia Khususnya Kota Langsa yang menjadi kawasan HMI Cabang Langsa harus mengetahui bahwa yang ingin menghancurkan HMI hanyalah pemikiran komunis, ujar nya lagi.

Ayok kita bersama-sama untuk mengantisipasi dan saling menjaga serta melindungi bahkan membumi hanguskan benih-benih komunis gaya baru yang terindikasi timbul karena efeknya, akan meresahkan dan mengganggu kenyamanan ketertiban masyarakat dan ideologi komunis sangat bertentangan dengan ideologi bangsa, tutup Boidatul. ( H A Muthallib )