MEDIA REALITAS – Prediksi Almeria vs Cadiz dalam laga Segunda Spanyol, Almería memasuki pertandingan ini dengan catatan berikut di La Liga 2: dalam 3 pertandingan, Unión Deportiva Almería, S.A.D. meraih 1 kemenangan, 0 hasil imbang, dan 2 kekalahan, dengan rata-rata 1 poin per pertandingan.
Jika melihat secara lebih luas pada musim 2026/27, tim berjuluk *The Indalics* ini telah mencatatkan total 25 kemenangan sejauh ini.
Almería tampil efektif dalam lini serang dengan mencetak total 92 gol—di mana 3 gol di antaranya dicetak di La Liga 2—yang menghasilkan rata-rata 1 gol per pertandingan.
Secara individu, pemain yang tampil menonjol adalah Sergio Arribas, yang telah mencetak 26 gol. Namun, ia tidak sendirian dalam menggerakkan serangan; Adrián Embarba berperan sebagai *playmaker* utama tim dan memimpin perolehan *assist* dengan catatan 11 *assist*.
Di lini pertahanan, Almería telah kebobolan 2 gol di La Liga 2 (rata-rata 0,67 per pertandingan) dan 72 gol sepanjang musim, dengan rata-rata 1,41 gol kebobolan per pertandingan pada musim 2026/27.
Cádiz memasuki pertandingan ini setelah melakoni 3 laga di La Liga 2. Mereka mencatatkan 0 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 0 kekalahan, dengan rata-rata 1 poin per pertandingan dalam kompetisi tersebut.
Di semua kompetisi musim 2026/27, tim ini telah mencatatkan 12 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 22 kekalahan.
Lini serang Cádiz Club de Fútbol, S.A.D. terbukti sangat efektif dengan mencetak 49 gol selama periode ini. Dari jumlah tersebut, 3 gol dicetak di La Liga 2, dengan rata-rata 1 gol per pertandingan, sementara rata-rata keseluruhan musim adalah 1,04 gol per pertandingan.
Sistem serangan tim berjuluk *Yellow Submarine* ini dipimpin oleh Iuri Tabatadze, pencetak gol terbanyak tim musim ini. Penyerang asal Georgia tersebut telah mencetak 6 gol. Ia didukung oleh penyumbang assist terbaik tim, Álvaro Miguel García Pascual. Penyerang tersebut telah mencatatkan 9 assist.
Di lini pertahanan, tim ini telah kebobolan 3 gol dengan rata-rata 1 gol per pertandingan dalam kompetisi liga. Sepanjang musim, tim tersebut kebobolan 68 gol dalam 47 pertandingan, dengan rata-rata 1,45 gol per pertandingan.(*)

