Sorong | REALITAS — Ketua Devisi Humas dan Publikasi Pro Jurnalismedia Siber Papua Barat Daya Dedi Obinaru meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar turung tangan segera menindak lanjuti kasus Felix mafia kayu eksport Internasional di Kota Sorong Papua Barat Daya, Selasa (03/02) saat ditemui awak media di Kota Sorong.
Menurut Dedi langkah ini harus diambil oleh KPK mengingat kasus kayu eksport ilegal ini sudah sering melibatkan tersangka yang bukan orang atau warga biasa di Provinsi Papua Barat Daya ini, bahkan kasus ini sangat sibpimping dan di Umbang ambingkan.
” ini mafia kelas internasional dengan yang sudah terbiasa melintang buana di dunia kayu. Sehingga kasus ini sengaja di mainkan atu di ping-pong “bebernya.
Untuk itu mafia seperti ini harus diambil langkah tegas seperti KPK langsung yang harus menangani kasus ini. Kalau hanya Kejaksaan dan Kepolisian sudah terbiasa dihadapi mafia-mafia ini.
Karena medi dan wartawan pun bisa saja dihabisinya dengan amunisi yang ada dalam arti uang nya.
Lebih lanjutnya Dedi, yang juga mantan sekretaris Ikatan Media Online (IMO) Papua Barat ini mengatakan langkah yang harus diambil penegak hukum dalam hal ini KPK dalam kasus kayu ilegal ini perlu di awasi oleh negara.
“Krena keugian negara yang dikibatkan oleh oknum kayu yang merusak hutan di negara hingga daerah ini sudah sangat mencuap ke permukaan . Karena bukan saja di daerah Sorong PBD, tetapi di daerah lain pun menjadi sorotan internasional”ujarnya.
Sembari menambahkan pihaknya akan segera memantau dan terus memonitoring dan mempublikasikan Felix mafia kayu ini hingga kasus ini bisa diambil alih oleh KPK sendiri .
Lanjut, Ia juga menjelaskan dalam Minggu ini yang bersangkutan pun akan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Sorong sesuai dengan kasus yang dinaikan oleh Gakum.(dedi)


