Pertamina Pastikan LPG 3 Kg dan Pertalite Aman di Ambalau, Distribusi Melalui SPBU 3T 66.786004

oleh -31.759 views

Sintang, Kalbar | REALITAS  –  PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan gas LPG 3 kilogram dan BBM jenis Pertalite dalam kondisi aman dan mencukupi untuk masyarakat Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul aspirasi masyarakat terkait kelancaran distribusi energi di wilayah pedalaman tersebut. Pertamina menegaskan telah melakukan penguatan distribusi baik BBM maupun LPG subsidi guna menjaga keberlangsungan pasokan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan penyaluran BBM dan LPG ke Ambalau dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan.

“Pertamina terus memastikan ketersediaan BBM dan LPG di Ambalau. Penyaluran BBM dilakukan melalui satu lembaga penyalur, yakni SPBU 3T 66.786004, yang melayani Pertalite dan Biosolar dengan suplai dari Fuel Terminal Sintang,” ujar Edi, Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA :  PT Prima Globalindo Logistik Tbk Tegaskan Tidak Ada Informasi Material dalam Public Expose Insidentil

Menurut Edi, sejak awal Januari 2026, pengiriman BBM ke SPBU tersebut telah dilakukan sebanyak lima kali, masing-masing pada 1, 3, 6, 7, dan 8 Januari. Pengiriman tambahan kembali dijadwalkan pada 9 Januari 2026.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan kepada konsumen berjalan normal,” tegasnya.

Ia menambahkan, secara umum distribusi BBM di Kabupaten Sintang berjalan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Fuel Terminal Sintang terus dioptimalkan untuk menopang pasokan ke wilayah Ambalau.

“Pemantauan distribusi dilakukan secara intensif agar penyaluran berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, untuk LPG 3 kilogram, Pertamina menegaskan penyaluran dilakukan sesuai alokasi dan ketentuan yang berlaku. Distribusi LPG ke Ambalau dilakukan dengan sistem multimoda, melalui jalur darat dan sungai, dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua hari.

BACA JUGA :  Dari Pelabuhan Belawan, Bantuan Logistik TNI AD Menuju Wilayah Terdampak

“Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan hingga 114 persen dari rata-rata penyaluran harian di awal Januari,” jelas Edi.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta agen dan pangkalan guna memastikan distribusi LPG subsidi tepat sasaran.

“Kami memahami tantangan geografis Ambalau. Karena itu, pengawasan dan koordinasi lintas pihak terus diperkuat agar pasokan energi masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan energi, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kilogram dan BBM di lembaga penyalur resmi serta melaporkan jika menemukan harga di atas ketentuan atau indikasi penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135. (Totom)